Home » Metro Luwuk » Larang Suami jadi Honorer, Istri Minum Baygon
Larang Suami jadi Honorer, Istri Minum Baygon
Kapolsek Bunta Iptu Chandra bersama keluarga korban saat mendampingi korban dirawat di Puskesmas Bunta, Kamis (23/2). Korban akhirnya dirujuk ke rumah sakit Ampana.

Larang Suami jadi Honorer, Istri Minum Baygon

LUWUK-Seorang warga Kelurahan Bunta 2, Kecamatan Bunta, LM alias Len, mencoba membunuh diri dengan meminum obat pembasmi serangga (baygon). Aksi nekat ini dilakukan di depan kantor Camat Bunta, Kamis (23/2) sekira pukul 09.35 Wita.
Kapolsek Bunta, Iptu Chandra mengungkapkan, belum diketahui penyebab sebenarnya, namun diduga karena perselisihan dengan suami korban. “Korban saat ini sudah sementara menjalani perewatan medis. Sementara barang bukti berupa satu botol baygon sudah diamankan,” katanya, kemarin.
Sementara itu, informasi yang dihimpun koran ini menyebutkan, awalnya, korban cek cok mulut dengan suaminya yang diketahui berinisial PB alias Par. Korban tidak mengizinkan suaminya untuk bekerja sebagai pegawai honorer di di kantor Camat Bunta.
Dengan memegang botol baygon, korban ngamuk di pintu masuk kantor camat yang dipimpin Ismed Wardana itu. “Kenapa kita pe sms ngana tidak balas? Ngana lihat ini baygon, kita minum,” kutip seorang saksi mata saat mendengar ancaman korban kepada suaminya.
Tiba-tiba, korban langsung minum cairan mematikan tersebut. Melihat korban lemas, sejumlah PNS yang saat itu masih sibuk dengan pelayanan publik langsung keluar dan melarikan korban ke Puskesmas Bunta.
Korban dirawat selama 3 jam, setelah itu langsung dirujuk ke Rumah Sakit Ampana, sekira pukul 02.30 Wita. “Di Puskemas sudah merawat korban agar nyawanya bisa tertolong. Kami langsung buat rujukan ke RS Ampana,” kata pegawai Puskesmas Bunta, Viermon.(awi/tr-53)

About uman