Home » Metro Luwuk » Berlinang Air Mata Melihat Lapak Dibongkar
Berlinang Air Mata Melihat Lapak Dibongkar
Seorang pedagang (jilbab) saat tengah menjelaskan kepada wartawan aksi pembongkaran yang dilakukan Pol-PP, Senin (20/2). Mereka merasa tidak senang karena tidak sesuai kesepakatan sebelumnya.

Berlinang Air Mata Melihat Lapak Dibongkar

LUWUK-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Banggai, Senin (20/2) membongkar salah satu lapak di wisata Kilo Lima, kelurahan Tombang Permai. Bukan mengiklaskan, pedagang malah kecewa karena tidak sesuai kesepakatan yang dijalin saat sosialisasi Jumat (17/2). “Katanya pembongkaran dilakukan bersamaan  saat akan dibangun lapak baru,” ungkap seorang pedagang.
Ia prihatin melihat lapak yang telah dibongkar, selain tanpa disaksikan oleh pemerintah kelurahan dan instansi terkait, juga karena pemiliknya yang bernama Walia, tidak bisa lagi mencari nafkah sehari-hari. “Kasian dia itu tidak ada suaminya, ada tiga anak yang dia kasi sekolah, baru itu seng dengan kayu yang dibongkar Pol-PP belum lunas,” akunya sambil berlinang air mata.
Terpisah Kasi Operasi dan Pengendalian Pol-PP, Harry Linggamo menjelaskan pembongkaran lapak dilakukan karena perintah langsung dari Kasat Yuten Koleba. “Sebelumnya kami sudah pernah memberikan teguran sampai tiga kali, kemudian melakukan mediasi agar membongkar sendiri,” terangnya.
Hampir senada dengan Harry, Kasat Pol-PP Yuten Koleba pun menegaskan lapak tersebut sudah ditargetkan untuk dibongkar sejak jauh hari, karena melanggar aturan akan reklamasi pantai. “Dia (Walia) sudah lama saya kase ingat (segera bongkar), saya bilang sementara ba jual di tempat lain dulu, karena tempatnya itu hasil reklamasi,” terangnya.
Menurutnya, setelah Walia seluruh lapak di wisata Kilo Lima yang berjumlah 14 juga akan dibongkar, dan akan dibangun lapak baru. “Itu sudah ada anggaran di Disperindag, kemarin kami sudah rapat, pokoknya dalam waktu dekat ini,” pungkasnya. (ajy)

About uman