Home » Politik » Peluang Gugatan ke MK Tipis
Peluang Gugatan ke MK Tipis
Makmur Manesa

Peluang Gugatan ke MK Tipis

LUWUK— KPU Kabupaten Bangkep belum menggelar pleno rekapitulasi penghitungan suara hasil pilkada 15 Februari lalu. Namun berdasarkan quick count (hitung cepat), pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Bangkep, Zainal Mus-Rais Adam (Zamra) unggul dengan meraup 26.605 suara atau 39,53 persen. Perolehan suara nomor urut 3 ini terpaut cukup jauh dengan paslon Irianto Malingong-Hesmon Pandili (Irhes) yang mengoleksi 22.117 suara atau 32,86 persen.
Personil relawan independent kawal pemilihan kepala daerah (Ril Pilkada), Makmur Manesa berpendapat, dengan selisih suara ini, maka peluang gugatan perselisihan hasil pemilu (PHP) di Mahkamah Konstitusi (MK) sangat tipis. “Selisih suaranya di atas 2,5 persen. Sehingga tidak berpeluang untuk mengajukan gugatan ke MK,” kata Makmur, Jumat (17/2).
Sekalipun cukup berdinamika, namun secara umum kata Makmur, pelaksanaan pilkada di wilayah maritim itu berjalan sesuai tahapan dan demokratis. Dari amatan Ril Pilkada selama tiga bulan di Bangkep, dari sisi pelanggaran pilkada ada yang sedang diproses di Panwaslih, yakni dugaan money politic. Dan ada juga aduan, tapi tidak memiliki bukti kuat, sehingga tidak diproses lanjut. “Tapi secara umum pelaksanaan pilkada Bangkep berjalan sesuai harapan,” ujar Makmur.
Menyangkut tingkat partisipasi pemilih di wilayah hasil pemekaran Kabupaten Banggai itu, di mata Ril Pilkada masih ideal. Dari 79.590 wajib pilih, sebanyak 11.057 yang tidak menggunakan hak pilih alias golput. (yan)

About uman