Home » Banggai Kepulauan » Pilkada Bangkep Harus Aman
Pilkada Bangkep Harus Aman
Nurmawati Dewi Bantilan

Pilkada Bangkep Harus Aman

SALAKAN-Pelaksanaan Pilkada Banggai Kepulauan diharapkan tidak menuai perpecahan hingga menimbulkan konflik. Harapan itu disampaikan Nurmawati Dewi Bantilan SE MH, Anggota Komite 1 DPD RI Wilayah Pemilihan Sulteng dalam pertemuan dengan unsur Forkopimda Bangkep dan tokoh masyarakat tadi malam, (14/2) di Pedopo Rumah Jabatan Bupati.
Keamanan menurut Nurmawati adalah hal terpenting yang harus dijaga. Sebab, siapapun yang terpilih nantinya sebagai pemimpin daerah tidak akan bisa berjalan sendiri. Oleh karena itu, seluruh masyarakat harus bisa menyatu untuk pembangunan dan kemajuan daerah. “Jangan sampai pesta demokrasi ini justru memecah belah kita. Pilihan boleh berbeda tapi kita sama-sama punya tujuan yang sama yakni membangun daerah,” tuturnya.
Ia juga menjelaskan tujuan kedatangannya ialah sebagai perwakilan DPD RI melakukan pengawasan langsung terhadap jalannya pesta demokrasi di Bangkep. Nurmawati mengaku bersyukur di Bangkep tidak seperti di daerah Pati, Jawa Tengah. Di mana calon bupatinya hanya satu pasangan sehingga pada pelaksanaannya nanti paslon hanya berhadapan dengan kotak kosong. “Ini menjadi ketakutan pemerintah karena belum ada regulasi yang mengatur jika kotak kosong menang siapa yang meminpin daerah,” katanya.
Oleh karena itu, banyaknya calon menandakan daerah ini memiliki banyak figur yang memiliki kemampuan membangun daerah. Untuk itu perlu disyukuri. “Kita bersyukur di sini tidak ada calon tunggal,” terangnya.
Tak hanya itu, keamanan begitu penting menurut Nurmawati Bantilan karena Kabupaten Bangkep merupakan bagian dari wilayah calon Provinsi Sultim. Sehingganya, dalam tahapan verifikasi dan peninjauan lapangan diharapkan semua wilayah tetap aman terkendali. “Jangan sampai pilkada ini justru merusak perjuangan kita terhadap harapan akan lahirnya Sultim,” tegasnya.
Karena perjuangan Sultim tidak lama lagi. Sebab, tanggal 23 Februari 2017 nanti tim monitoring dari pemerintah pusat akan turun ke Luwuk untuk meninjau langsung. Harapan utama dari DPD RI adalah situasi tetap aman terkendali, sehingga laporan ke pusat pun baik. Dengan begitu tidak ada alasan lagi bagi pemerintah pusat menahan pemekaran DOB Provinsi Sultim.
Senada dengan itu, Kapolres Bangkep AKBP Heru Pramukarno mengungkapkan persiapan pengamanan Pilkada sudah dimaksimalkan oleh TNI Polri. Ia menjelaskan bahwa dirinya bersama Dandim 1308 LB Letkol Inf Sapto Irianto sudah menyebarkan personil ke 268 TPS. Termasuk penempatan TNI di setiap kecamatan dan penambahan personil dari Brimob Palu, hingga Brimob Mabes Polri yang dikirimkan dari Kalimantan Timur. “Keamanan ini bukan hanya tanggungjawab TNI Polri tapi menjadi tanggungjawab bersama. Sebab kalau daerah ini tidak aman yang rasa juga masyarakat Bangkep. Mari kita jaga bersama,” tutupnya.(van)

About uman