Home » Politik » Komisi 2 DPRD Tinjau Jalan Lingkar Jole
Komisi 2 DPRD Tinjau Jalan Lingkar Jole
Ketua Komisi 2 DPRD Banggai, Oskar Paudi bersama anggotanya meninjau jalan lingkar Jole, Selasa (14/2).

Komisi 2 DPRD Tinjau Jalan Lingkar Jole

LUWUK— Kondisi ruas jalan lingkar Jole Pantai Kelurahan Jole Kecamatan Luwuk Selatan semakin parah. Akibat terpaan ombak yang terjadi beberapa hari terakhir ini, membuat beberapa titik di jalan menuju pasar Simpong itu berlubang. Makanya, Selasa (14/2) kemarin, Komisi 2 DPRD Banggai meninjau lokasi itu.
“Secepatnya diperbaiki. Jika tidak maka ruas jalan ini terancam terputus,” kata Ketua Komisi 2 DPRD Banggai, Oskar Paudi. Pada kunjungan sekitar pukul 10.30 wita itu, Oskar didampingi para anggotanya, yakni Irpadin B. Oneng, Muhtar Dari dan Dewi Shintana Matorang.
Awalnya hanya terdapat satu kubangan besar di lokasi itu. Namun karena terus diterpa ombak, sehingga lubang jalan berukuran besar bertambah banyak. Oskar berujar, tanggul penahan ombak tidak efektif lagi. Sehingga perlu ada solusi Pemda Banggai dalam mengatasinya.
Oskar menyarankan, instansi teknis sebaiknya membuatkan wadah pemecah ombak, yang diletakkan sekitar 10 meter dari bibir pantai. Oskar yakin dengan wadah yang terbuat dari material coran itu akan menghalau derasnya ombak. “Pemecah ombak seperti itu bisa dilihat di kawasan hotel Swisbell Palu, di Bouleverad Manado dan malah ada di desa Dongin Kecamatan Batui,” kata Oskar.
Kawasan ini berhadapan dengan lautan lepas, sehingga terpaan ombak cukup keras. Apalagi ini sudah menjadi musiman. Yang pasti tekan Ketua DPW PAN Sulteng ini, Pemda segera mencarikan solusi. Jika tidak maka ruas jalan ini terancam putus.

PU JANJI PERBAIKI
Sebelum Komisi 2 DPRD Banggai bertandang, Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Penataan Ruang Kabupaten Banggai lebih awal datang. “Sekitar pukul 09.30 wita, Kepala Bidang Binamarga PU dan Penataan Ruang Kabupaten Banggai Hasbullah datang ke lokasi. Selain staf juga terlihat kontraktor Ko Suntek,” kata warga Jole, Arif Laumarang.
Dihadapan warga lanjut Arif, Hasbullah pihaknya segera action. “Trotoarnya akan roboh. Dan itu akan terus berimplikasi pada badan jalan. Kami akan segera memperbaikinya,” kata Hasbullah sebagaimana dikutip Arif. Warga berharap dinas terkait tak sekedar melontarkan surga telinga. Sebab sebelumnya di kawasan itu meksipun sudah terlihat kubangan besar, namun Dinas PU dan Penataan Ruang belum tergerak hatinya untuk memperbaiki.
Kata Arif, jalanan berlubang serta trotoar yang rusak parah, memberi pengaruh terhadap penilaian Adipura. Olehnya atas nama Karang Taruna Kelurahan Jole Arif meminta kepada Pemda melalui instansi terkait agar segera merealisasikan perbaikan fasilitas umum itu. (yan)

About uman