Home » Berita Utama » Tiga Warga Binaan Diduga Terlibat
Tiga Warga Binaan Diduga Terlibat
Tiga warga binaan Lapas Kelas IIB Luwuk seusai dimintai keterangan penyidik Satres Narkoba Polres Banggai, Sabtu (11/2).

Tiga Warga Binaan Diduga Terlibat

LUWUK-Tidak ada kata tobat bagi pengedar narkoba di Kabupaten Banggai. Utamanya di dalam Lapas Kelas IIB Luwuk. Meskipun sudah ditangkap dan dijebloskan ke dalam penjara, mereka masih saja leluasa beroperasi tanpa rasa takut. Seperti yang terjadi Jumat pekan kemarin (11/2) sekira pukul 23.40 Wita. Petugas Lapas menemukan satu paket narkoba jenis sabu-sabu di blok 3 kamar nomor 1.
Informasi yang dihimpun koran ini menyebutkan, seorang narapidana, Darwis (46) menemukan barang haram tersebut di bawah kasur, padahal bukan miliknya. Lalu Darmis melapor ke petugas Lapas.
Saat dicek, paket yang dikemas dengan timah rokok lalu dimasukan ke dalam bungkusan rokok itu adalah sabu-sabu. Petugas langsung melapor ke Satres Narkoba Polres Banggai. Enam personil Satres Narkoba langsung menginterogasi Dawis.
Kasubag Humas Polres Banggai AKP Wiratno Apit mengungkapkan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, ada tiga narapidana yang terlibat, dengan peran berbeda-beda.
Seperti seorang tahanan kasus obat-obatan terlarang, As’ad Abdullah alias Daeng Saha (45), yang merupakan pengedar. Lalu narapidana kasus curanmor Susanto Edi Dullah yang berperan sebagai perantara/kurir, serta narapidana kasus narkoba Ridwan alias Ridho (36) sebagai pemakai.
“Ridho pesan sabu-sabu melalui Susanto. Nah, Susanto inilah yang mengambil lagsung dari Daeng Saha. Tapi Daeng Saha setelah ditanya masih mengelak,” beber Wiratno, Sabtu (11/2).
Meski demikian, penyidik Satres Narkoba Polres Banggai akan menyelidiki kasus ini. “Tetap diselidiki. Tidak mungkin sabu-sabu jatuh dari langit,” tegasnya.(awi)

About uman