Home » Metro Luwuk » Lagi, Derden Verzet Ditolak Hakim
Lagi, Derden Verzet Ditolak Hakim
Mustapa I Patiwael SH, MH

Lagi, Derden Verzet Ditolak Hakim

LUWUK-Satu demi satu gugatan perlawanan (derden verzet) eksekusi lahan seluas 6,4 hektar di kompleks Tanjungsari, Kelurahan Karaton, Kecamatan Luwuk, ditolak Hakim Pengadilan Negeri Luwuk. Jika sebelumnnya, Hakim tidak dapat menerima (niet onvwnkelijk verklaard) gugatan atas nama Hadin Lanusi dan Rusdin K Datu Adam, kali ini giliran gugatan Hasim Lahamu ditolak Hakim Sudirman SH, Suhardin Z Sapaa SH dan Sayuti SH, Rabu (8/2) di ruang sidang Pengadilan Negeri Luwuk.
Kuasa Hukum ahli waris Berkah Albakar, Mustapa I Patiwael SH, MH., menjelaskan, eksekusi objek sengketa lahan seluas 6,4 hektar itu, akan tetap dilaksanakan. Lagipula kata dia, perlawanan atas eksekusi yang dilayangkan pihak penggugat tidak masuk dalam syarat formil untuk membatalkan eksekusi.
“Lahan di Tanjungsari yang dilakukan perlawanan sudah punya keputusan yang berkekuatan hukum tetap hingga ke Mahkamah Agung, bahkan putusan peninjauan kembali (PK),” jelas Mustapa saat ditemui seusai persidangan kemarin.
Dikatakan, bagi pihak yang masih memiliki itikad baik dan tidak menginginkan lahan tersebut dieksekusi, diharapkan untuk melakukan komunikasi, koordinasi, mediasi, dan negosiasi dengan ahli waris ataupun kuasa hukumnya.
“Ruang-ruang itu masih dibuka agar mendapatkan kebijakan dan keringanan dari ahli waris. Kami masih punya rasa kepedulian dan kemanusiaan, jangan terpengaruh dengan pihak yang memanfaatkan situasi,” tandas Mustapa.
Selain gugatan Hasim Lahamu, PN Luwuk juga menggelar sidang atas gugatan pemerintah daerah melalui Kuasa Pengacara Negara, Kejaksaan Negeri Banggai, kemarin. Gugatan ini masih dalam proses perlawanan. “Iya, tadi (kemarin) ada sidang dengan pemerintah daerah, dengan agenda jawaban terlawan (ahli waris Berkah Albakar),” tuturnya.
Mustapa juga mengungkapkan, ada satu pelawan, yakni Hasmin Lahamu alias Om Ade, sudah menarik gugatannya. “Dia lebih memilih berdamai dengan pihak ahli waris. Masih ada ruang damai bagi penggugat lainnya,” ajak Mustapa.(awi)

About uman