Home » Metro Luwuk » Jalan Makin Sempit
Jalan Makin Sempit
Arus lalu lintas di Jalan S Parman, Kelurahan Luwuk, belum lama ini. Sekitar pukul 10.00 dan 12.30 menjadi puncak kemacetan di kawasan pertokoan tersebut.

Jalan Makin Sempit

PEMERINTAH daerah harus putar otak memerlebar jalan di pusat kota Luwuk. Bagaimana tidak, makin banyaknya kendaraan membuat jalan makin sempit. Itu dibuktikan dengan sering terjadi kemacetan, apalagi saat siang maupun jam pulang kantor. Belum lagi, kendaraan yang diparkir menggunakan badan jalan.
Tak hanya itu, aktivitas mobil kontener yang beroperasi pada siang hari sangat menganggu kenyamanan dan keamanan warga. Apalagi kontener yang padat muatan berton-ton.
Kondisi ini terjadi terbilang lama. Hingga saat ini, belum ada solusi konkrit dari pemerintah daerah untuk mengantisipasinya. Yang kelihatan hanya penertiban parkir yang menggunakan badan jalan, itupun hanya sementara. Setelah petugas Dinas Perhubungan pergi, pemilu kendaraan kembali berulah.
Sudah saatnya pemerintah daerah keluar dari kepungan kendaraan bermotor yang makin hari makin bertambah. Publik mulai resah, gelisah, dengan kondisi saat ini. Pemerintah daerah harus mencari alternatif lain.
Beberapa waktu yang lalu, Syamsul Ridjal Poma yang saat itu masih menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatikan Kabupaten Banggai, berencana membangun jembatan layang. Solusi ini sangat konkret dan menjadi kebutuhan masyarakat. Nah, pemerintah daerah saat ini harus fokus; apakah melanjutkan program Syamsul Ridjal Poma, ataukah mencari solusi lain. Mungkin pembangunan jembatan layang memakan waktu yang lama, tapi harus menjadi program pemerintah daerah ke depan.
Pada prinsipnya, jalanan di kota Luwuk saat ini makin sempit. Pemerintah daerah harus hadir untuk menjawab kegelisahan rakyat.(awi)

About uman