Home » Berita Utama » SK Plt Sekkab Banggai Sejak 26 Januari
SK Plt Sekkab Banggai Sejak 26 Januari
Andi Jalaluddin

SK Plt Sekkab Banggai Sejak 26 Januari

LUWUK—Bupati Banggai Herwin Yatim telah menunjuk Abdullah Ali sebagai pelaksana tugas (Plt) Sekkab Banggai melalui surat keputusan (SK) tertanggal 26 Januari 2017. Kebijakan ini didasarkan pada hasil konsultasi kepada Gubernur Sulteng, Longki Djanggola, beberapa waktu lalu.
Asisten III Setda Kabupaten Banggai, Andi Jalaluddin, Selasa (7/2) mengatakan, jabatan Plt Sekkab Banggai ini berakhir hingga proses hukum Syahrial Labelo inkrah. “Sampai kasus pak Syahrial berkekuatan hukum tetap,” kata Andi. Kalau saja lanjut dia, kasus dugaan korupsi DVOR yang melilit Syahrial, tidak terbukti, maka bisa saja jabatan Sekkab Banggai dikembalikan kepada yang bersangkutan.
Untuk penetapan Plt Sekkab ini kata Andi lagi, tidak ada usulan tiga calon. Hal itu dilakukan apabila jabatan strategis di pemerintahan tersebut segera didevinitifkan. Itupun seleksinya melalui badan seleksi (Bansel). Begitu pula dengan para pejabat eselon II. “Khusus pelantikan eselon II, tergantung kesiapan BKD dalam rangka memfasilitasi tim Bansel,” kata Andi Jalaluddin.
Kabag Humas Setda Kabupaten Banggai, Soffian Datu Adam menambahkan, penunjukkan Plt Sekkab Banggai oleh Bupati didasarkan hasil konsultasi pada Gubernur Sulteng. “Pak Longki menyerahkan penunjukkan Plt Sekkab Banggai kepada pak Bupati, agar tidak terjadi kevakuman,” ujar Kabag Humas.
Sementara itu, hingga kini bursa calon sekkab masih tetap mengemuka. Beberapa nama diyakini akan diusulkan oleh Bupati kepada Gubernur yakni Andi Djalaluddin, Abdullah Ali dan Alfian Djibran.
Dalam catatan koran ini Andi Djalaluddin memang birokrat senior. Bersama Syamsulridjal Poma yang kini nonjob Andi telah menjejak pada posisi eselon II pada tiga masa pemerintahan, yakni pada masa Bupati Sudarto, Ma’mun Amir dan Bupati Sofhian Mile. Debutnya sebagai pejabat eselon II dimulai saat dipromosi sebagai Kepala Dinas Pemukiman dan Tata Ruang, lalu Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan, Kepala Bappeda dan terakhir adalah Asisten III Setda Banggai. Sementara Abdullah Ali, dikenal sebagai pejabat low profile. Pejabat yang memiliki basik keilmuan di bidang perikanan itu merintis karier eselon II sebagai Kepala Dinas Perikanan, lalu Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu, Kepala BP4 dan terakhir kembali dipercaya sebagai Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan. Abdullah banyak disukai. Ia juga diyakini bisa meredam polemik soal putra daerah dan bukan putra daerah. Sementara Alfian Djibran, adalah birokrat muda yang kaya pengalaman, baik di lingkungan pemerintahan maupun di luar pemerintahan. Alfian misalnya, memiliki pengalaman mengelola wilayah karena pernah menjabat sebagai Kepala Desa, Sekretaris Camat di Tinangkung, Camat Luwuk. Selama menjabat sebagai kepala wilayah Ia menorehkan prestasi sebagai sekcam dan camat berprestasi. Alfian juga aktif di organisasi kepemudaan, organisasi olahraga dan organisasi keagamaan. “Debutnya” sebagai pejabat eselon II dimulai pada masa pemerintahan Smile Win (Sofhian Mile –Herwin Yatim). Dari Kabag Pertanahan Ia naik eselon menjadi Kepala Badan Ketahanan Pangan. Kini Ketua Ikatan Alumni Pendidikan Tinggi Kepamong Prajaan Kabupaten Banggai yang menggandrungi timnas Jerman di setiap piala dunia ini nangkring sebagai Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Banggai. (yan/ris)

About uman