Home » Metro Luwuk » Pencuri HP Didor
Pencuri HP Didor
Pelaku penjambretan, Muh Zulfan alias Opan (24), saat dirawat di RSUD Luwuk seusai dioperasi, Selasa (6/2).

Pencuri HP Didor

LUWUK-Personil Satreskrim Polres Banggai menembak seorang pelaku penjambretan handphone, Muh Zulfan alias Opan (24), Senin siang (6/2). Pelaku ditembak di bukit Keles, Kelurahan Kaleke, karena mencoba melarikan diri saat diamankan.
Kabag Ops Polres Banggai, Kompol Margiyanta, mengungkapkan, sebelum ditembak, saat itu, pelaku dibawa untuk pengembangan mencari barang bukti. Namun, saat hendak menunjukkan lokasi keberadaan barang bukti tersebut, pelaku malah berusaha melarikan diri, bahkan melawan petugas.
“Petugas sudah mengeluarkan tembakan peringatan, tapi tidak diindahkan. Akhirnya, petugas melakukan upaya pelumpuhan. Setelah berhasil dilumpuhkan, pelaku langsung dibawa ke RSUD Luwuk untuk mendapatkan perawatan medis,” beber Margiyanta, Selasa (7/2).
Terpisah, ayah pelaku, Rahmad, saat dikonfirmasi Luwuk Post tidak menampik anaknya berbuat kejahatan penjambretan. Namun, Ia hanya menyesalkan perbuatan oknum polisi yang menembak anaknya. Sebab menurut dia, anaknya tidak melawan saat ditangkap. Bahkan, saat polisi masuk ke rumah, anaknya dalam keadaan tidur terlelap.
“Memang benar anak saya mencuri, tapi kenapa harus ditembak. Dia (pelaku_red) kan tidak melawan, kok ditembak. Dia ditangkap subuh, lalu diborgol, dimasukan ke dalam mobil, lalu dibawa ke Polres. Di mana bentuk perlawanan anak saya,” tandasnya.
Sebelum ditembak, kata dia, anaknya diborgol lalu dibawa ke Keles. Tiba-tiba, oknum polisi menyuruh anaknya makan nasi kuning sembari menyatakan, sedikit lagi akan dieksekusi. Setelah itu, mukanya ditutup lalu dipukul hingga memar pada mata bagian kiri. “Pistol katanya sudah digesek ke kaki dia sebelum ditembak. Tak lama kemudian, kaki bagian kiri sudah lemas dan dilarikan ke rumah sakit. Menurut keterangan perawat, dia ditembak dari jarak dekat,” papar Rahmad.
Kasat Reskrim Polres Banggai AKP Egidio F Alfamantar saat dikonfirmasi enggan berkomentar. Ia meminta wartawan menunggu rilis resmi dari Polres Banggai. “Nanti hari Kamis (besok) kita konferensi pers,” kata singkat via telepon.
Sementara itu, informasi yang dihimpun koran ini menyebutkan, Senin dini hari (6/2) sekira pukul 04.00 Wita, personil Satreskrim berhasil menangkap pelaku di kediamannya, di jalan Lumba-lumba, Kelurahan Karaton, Kecamatan Luwuk. Penangkapan pelaku berdasarkan laporan warga yang dijambret dengan nomor LP/50/I/2017 tgl 24 Jan 2017.
Di tangan pelaku, lanjutnya, polisi berhasil mengamankan barang bukti dari hasil kejahatan berupa 1 HP Iphone 6, 1 HP Samsung J7, 1 HP Sony Xperia Z2, 1 HP Samsung G530, 1 HP Samsung J5.
Ada tujuh lokasi saat pelaku beraksi, yakni, traffic light Keraton, kompleks Garuda Kelurahan Luwuk, depan Bank Sulteng, simpang lima di samping Polres Banggai, depan Rujab Bupati Banggai, samping mesjid Agung Annur Luwuk, serta dekat SPBU Simpong. Saat ini, pelaku sudah dioperasi dan masih menjalani perawatan medis untuk pemulihan.(awi)

About uman