Home » Berita Utama » Illegal Logging di Pelabuhan Tangkian
Illegal Logging di Pelabuhan Tangkian
Danramil Kintom, Kapten Hariyanto, saat menunjukan salah satu kontener milik PT Maratus, yang berisi barang bukti berupa ratusan kubik kayu yang diduga ilegal, di pelabuhan Tangkian, Desa Kalolos, Kecamatan Kintom, Kamis (2/2).

Illegal Logging di Pelabuhan Tangkian

LUWUK-Ratusan kubik kayu yang diduga ilegal diamankan anggota Kodim 1308 Luwuk Banggai, di pelabuhan kontener Tangkian, Desa Kalolos, Kecamatan Kintom, Kamis pagi (2/2) sekira pukul 06.00 Wita. Sejauh ini, satuan yang dinahkodai Letkol Inf Sapto Irianto itu, sudah berhasil mengamankan 6 kontener.
Kayu ilegal yang dimasukan ke dalam kontener milik PT Maratus itu, didatangkan dari dataran Toili. Namun, hingga saat ini belum dipastikan pemilik dan lokasi penampungannya. Meski demikian, ratusan kubik kayu gelondongan maupun bantalan tersebut sudah diamankan anggota Kodim 1308 Luwuk Banggai.
“Untuk saat ini, kami amankan dulu hingga menunggu proses penyelidikan. Kami sudah berkoordinasi dengan Kapolsek Kintom, IPDA Hery Koloway, terkait proses hukumnya,” kata Danramil Kintom, Kapten Hariyanto, seusai meninjau lokasi temuan, Kamis (2/2).
Koordinator kontener Maratus di pelabuhan Tangkian, Ismail, saat dikonfirmasi Luwuk Post menyatakan, pihaknya tidak tahu menahu dengan legalitas ratusan kubik kayu tersebut, mulai dari dokumen ijin distribusi hingga trayek angkutan. Pasalnya, mereka hanya menerima pesanan dari jauh hari untuk kontener. “Kalau sudah ada pesanan kontener, kami langsung mengeluarkan memo berdasarkan nomor seri kontener,” paparnya.
Dikatakan, kayu yang didatangkan dari Toili itu biasanya tiba di pelabuhan pada siang maupun malam hari. “Aktivitas ini sudah berjalan hampir setahun,” kata Ismail.
Sementara itu, Kapolsek Kintom, IPDA Hery Koloway, saat berkoordinasi dengan Danramil Kintom menjelaskan kasus ini sebaiknya ditangani langsung oleh Krimsus Polres Banggai. “Yang tangkap kan anggota Kodim. Jadi, lebih baik menunggu petunjuk dari Dandim dan Kapolres untuk proses hukumnya,” jelasnya.(awi)

About uman