Home » Politik » Tapal Batas Desa Jadi Pemicu Konflik
Tapal Batas Desa Jadi Pemicu Konflik
Mursidin

Tapal Batas Desa Jadi Pemicu Konflik

LUWUK— Maraknya kasus tapal batas desa yang belum terselesaikan, akan menjadi pemicu konflik di tengah masyarakat. Pemerintah pada semua level diharapkan segera menyikapi ‘bom waktu’ tersebut.
Anggota Komisi 1 DPRD Banggai, Mursidin Rabu (25/1) mengaku khawatir, potensi konflik cukup tinggi terkait dengan banyaknya tapal batas desa yang belum menemui titik temu. Salah satu kasusnya dapat dijumpai di Kecamatan Bualemo. Masih banyak persoalan tapal batas desa yang belum terselesaikan. “Komisi 1 telah turun lapangan dalam rangka menginventarisir persoalan tanah. Tapi yang lebih mengemuka adalah soal tapal batas desa,” ujar politisi PKS ini.
Agar terhindar dari yang tidak diinginkan, Mursidin menyarankan kepada pemerintah kecamatan dan desa untuk segera menyikapi polemik itu. “Silakan diinventarisir tapal batas desa yang masih berpolemik. Libatkan semua desa, dan kami siap mengkoordinasikannya dengan instansi terkait,” kata Mursidin.
Hasil turun lapangan Komisi 1 terungkap, masih ada beberapa desa di Kecamatan Bualemo yang menyisahkan persoalan tapal batas desa. Diantaranya, desa Longkoga Timur-Lembah Makmur-Longkoga Barat serta desa Malik Makmur-Nipa Kalimoa. Ketika tidak segera diselesaikan, maka bisa menjadi pemicu konflik di tengah warga. (yan)

About uman