Home » Berita Utama » Orang Dekat Sofhian Diperiksa
Orang Dekat Sofhian Diperiksa
Wiadnyana

Orang Dekat Sofhian Diperiksa

LUWUK-Penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi penyertaan modal PT Banggai Sejahtera (BS) terus berlanjut. Jumat (20/1) hari ini, penyidik pidana khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Banggai melakukan pemeriksaan terhadap orang dekat mantan Bupati Banggai Sofhian Mile.
Kepala Seksi (Kasi) Pidsus Kejaksaan Negeri Banggai, IBK Wiadnyana mengungkapkan, orang dekat Sofhian Mile itu, akan diperiksa seputar dirinya bertugas mengawal Sofhian Mile saat masih menjadi Bupati Banggai. Meski demikian, Ia belum bisa membeberkan ke publik rincian pertanyaan penyidik kepada saksi. “Besok (hari ini), agenda pemeriksaannya,” kata Wiadnyana, Kamis (19/1).
Sementara itu, Senin pekan depan (23/1) penyidik Pidsus Kejaksaan Negeri Banggai kembali mengagendakan pemanggilan Sohian Mile untuk dimintai keterangan tambahan. “Senin depan, Sofhian diperiksa lagi,” ungkapnya.
Wiadnyana menerangkan, pemanggilan terhadap Sofhian Mile akan terus dilakukan selama penyidik masih membutuhkan keterangan dari mantan anggota DPR RI itu. “Kalau masih butuh keterangan dari pak Sofhian, pasti akan dipanggil,” tandas Wiadnyana.
Sebelumnya, Sofhian Mile menjalani pemeriksaan pertama sebagai saksi dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi penyertaan modal PT Banggai Sejahtera (BS) oleh penyidik pidana khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Banggai, Senin (16/1) lalu.
Sofhian diperiksa selama 5 jam di ruang Intel Kejaksaan Negeri Banggai dan dicecar 35 pertanyaan seputar dirinya masih menjabat sebagai Bupati Banggai.
Sofhian Mile diperiksa seputar cikal bakal dan alasan pembentukan PT BS, serta tujuan pembentukan. Penyidik juga menanyakan mekanisme pengajuan anggaran dan pembentukan peraturan daerah (perda).
Selain itu, pihaknya juga memeriksa Sofhian Mile tentang terkait dasar dan alas an pembentukan PT Banggai Karya Sejahtera (BKS). Bahkan, penggunaan uang hingga laporan pertanggung jawaban pun tak luput dari pertanyaan penyidik. “Apakah selama ini ada audit internal maupun eksternal dalam penggunaan dana, serta bentuk pengawasan dari saksi (Sofhian Mile, Red),” tuturnya.
Ditanya soal potensi Sofhian Mile dijadikan sebagai tersangka, Ia belum bisa berkomentar jauh. Kata dia, pihaknya terlebih dahulu akan merampung seluruh keterangan saksi-saksi, baik yang merencanakan, menggunakan, dan menghabiskan dana PT BS. Meski demikian, seluruh saksi yang sudah diperiksa, berpeluang ditetapkan sebagai tersangka.
“Nanti ada tim penyidik yang melakukan ekspose perkara. Setelah itu, akan dilihat siapa yang melakukan perbuatan melanggar hukum, kemudian pasal tipikor mana dilanggar. Nah, kalau sudah cukup alat buktinya berdasarkan pasal 184, maka kita akan tetapkan tersangka,” jelasnya.
Apakah ada pemeriksaan lanjutan kepada Sofhian Mile? “Tergantung hasil gelar perkara. Kalau masih dibutuhkan keterangannya, maka kami akan periksa lagi,” jawabnya.
Penyidik juga akan memeriksa saksi ahli di bidang hukum bisnis dan ahli administrasi negara. Namun identitas saksi ahli masih dirahasiakan. “Kami tinggal menunggu konfirmasi dari saksi ahli, kalau sudah siap kami langsung periksa. Untuk sementara, ada 20 saksi yang sudah diperiksa. Pekan ini, kami akan terus melakukan pemeriksaan saksi saksi lainnya,” tutur Wiadnyana.(awi)

About uman