Home » Berita Utama » Positif Narkoba, Oknum ASN Dipecat
Positif Narkoba, Oknum ASN Dipecat
Mustar Labolo

Positif Narkoba, Oknum ASN Dipecat

LUWUK— Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Banggai, Mustar Labolo menegeskan, apabila ada oknum aparatur sipil negara (ASN) terbukti menggunakan narkoba, maka sanksi yang diberikan adalah pemecatan.
“Bagi oknum ASN yang tertangkap tangan menggunakan sabu, akan diberi sanksi sesuai aturan disiplin ASN. Dan bisa saja berimplikasi pemecatan. Kita tunggu saja hasil putusan pengadilan negeri,” kata Mustar Minggu (8/1).
Semenjak jabatan Ketua BNK beralih dari Herwin Yatim ke Mustar Labolo, organisasi anti zat adiktif ini intens melakukan kerja-kerja di lapangan. Diantaranya, BNK bekerja sama dengan jajaran Polres Banggai khususnya Kasat Narkoba dalam rangka melakukan penyuluhan kepada semua lapisan masyarakat, selain ASN juga termasuk pemuda, pelajar dan mahasiswa dalam hal bahaya narkoba dan kesadaran masyarakat untuk menjauhi narkoba. “Itu antara lain peran BNK,” ucap Buya sapaan akrab mantan anggota DPRD Sulteng tiga periode ini.
Sekretaris Komisi 1 DPRD Banggai, Bachtiar Pasman mengatakan, korupsi, terorisme serta narkoba menjadi bahaya laten bagi republik ini. Tentu saja tambah politisi PKB ini, harus dibasmi, karena akan merusak tatanan hidup bermasyarakat.
Bagi oknum ASN yang secara nyata terlibat kasus hukum akibat pengguna narkoba aleg dapil I ini menyarankan agar menjadi pertimbangan bupati dalam memberikan sanksi. “Sudah jelas dalam undang-undang tentang ASN konsekwensinya adalah pemecatan,” kata Bachtiar.
Sambung mantan pejabat birokrasi ini, narkoba sudah merasuk ke tubuh jajaran ASN. Para petugas harus lebih gencar lagi dalam mendeteksi para pengguna baik pengedar maupun pemakai tersebut. “Jangan pandang bulu untuk memberantas salah satu penyakit masyarakat itu,” ujar Om Tiar sapaan akrab Bachtiar Pasman. (yan)

About uman