Home » Metro Luwuk » SP3 Polres Banggai Dinilai tak Mendasar
SP3 Polres Banggai Dinilai tak Mendasar
Warga memadati ruang sidang praperadilan SP3 Polres Banggai di ruang sidang Pengadilan Negeri Luwuk, Selasa (3/1).

SP3 Polres Banggai Dinilai tak Mendasar

LUWUK-Sidang permohonan praperadilan atas Surat Perintah Pemberhentian Penyelidikan (SP3) yang dikeluarkan Polres Banggai terkait dengan dugaan pelanggaran pemilihan bupati dan wakil bupati Banggai pada Desember 2015 lalu, digelar dengan agenda mendengarkan membacakan pemohon praperadilan, di ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Luwuk, Selasa (3/1).
Sidang yang dipimpin Hakim tunggal Abd Rahman itu, akan dilanutkan kembali pada hari ini, Rabu (4/1) dengan agenda mendengarkan jawaban dari termohon, yakni Polres Banggai.
Kuasa Hukum Pemohon Nasrun Hipan saat dikonfirmasi usai sidang menuturkan, SP3 yang dikeluarkan Polres Banggai tidak mendasar. Sebab, pihaknya sudah mengajukan bukti melebihi dari syarat minimal dua bukti, baik itu dari keterangan saksi maupun bukti surat surat.
“Nanti kita dengar bersama jawaban dari pihak Polres Banggai besok (hari ini_red),” katanya, Selasa (3/1) di kantor Advokat Luwuk.
Hal senada juga disampaikan kuasa hukum lainnya. Abd Ukas menyatakan, pihaknya akan mendengarkan jawaban termohon. Apakah dibacakan via lisan atau tulisan.
“Kalau tulisan, maka kami akan jawan juga dengan tulisan. Tapi kalau dengan lisan, maka kami sangat siap untuk melayani dengan lisan,” katanya seraya menyatakan, jika tidak ada kendala dalam persidangan praperadilan ini, maka Senin pekan depan akan diputuskan.
Secara terpisah, Kasat Reksrim Polres Banggai AKP Egidio F Alfamantar menanggapi dingin soal agenda sidang hari ini. Kata dia, pihaknya sudah sangat siap menghadapai upaya hukum tersebut.
“Sudah kami siapkan dari jauh jauh hari untuk agenda besok. Yang pasti kami sudah siaplah,” yakinnya.(awi)

About uman