Home » Berita Utama » Mustar: Jangan Dulu “Paka Testa”
Mustar: Jangan Dulu “Paka Testa”
Mustar Labolo

Mustar: Jangan Dulu “Paka Testa”

LUWUK— Sejumlah pejabat yang tidak dikukuhkan dan dilantik alias ‘diparkir’ Jumat pekan lalu, sepertinya tak perlu ‘paka testa’. Mereka masih berpeluang memimpin organisasi perangkat daerah (OPD) dilingkup Pemda Banggai pada roling jabatan yang rencananya dilaksanakan  Januari 2017.
Sinyal ini diucapkan Wakil Bupati Banggai, Mustar Labolo yang ditemui di rumah jabatan (Rujab) di Kelurahan Tanjung Tuwis Kecamatan Luwuk Selatan, belum lama ini.
Mustar menjelaskan, pengukuhan dan pelantikan yang dilaksanakan di aula Dinas Perkebunan Kabupaten Banggai merupakan perintah Peraturan Pemerintah (PP) nomor 18 tahun 2016 tentang OPD. “Pengukuhan yang dimaknai sebagai pelantikan itu adalah perintah aturan. Beberapa OPD yang kosong dan hasil marger harus memiliki pimpinan, sekalipun baru bersifat pelaksana tugas (Plt),” kata Mustar.
Rencananya lanjut Mustar Januari ini akan dilakukan rotasi pejabat, yang didasarkan pada kebutuhan Pemda Banggai. Dalam rekruitmen pejabat, Pemda Banggai membentuk panitia seleksi (Pansel) yang diketuai Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulteng. Ada beberapa indikator penilaian pansel diantaranya prestasi, dedikasi, loyalitas dan tidak tercela.
Selain hasil pansel lanjut politisi Partai Demokrat ini, rujukkan lain adalah hasil fit job yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu. Tim Baperjakat juga punya andil dalam merumuskan rotasi pejabat. “Dari kolaborasi antara Pansel, hasil fit job serta kajian Baperjakat, lalu diserahkan kepada Bupati Banggai untuk mengakomodir, dengan meminta pertimbangan Wabup serta Sekkab,” ujar Mustar.
Bagi para pejabat baik eselon 2 maupun eselon 3 yang tidak masuk pada pengukuhan Jumat pekan lalu, maka saran Mustar bisa mengikuti kompetisi lewat Pansel. “Jangan dulu paka testa. Masih ada peluang untuk ikut Pansel,” ujar mantan anggota DPRD Sulteng ini.
Menurut Mustar, struktur OPD yang baru dikukuhkan dan dilantik itu peluang berubah masih cukup terbuka lebar. Tergantung bagaimana hasil Pansel nanti. Khusus pejabat yang sudah memasuki masa pensiun yakni 58 tahun, apabila pada pelantikan Kepala OPD mendatang tidak terakomodir, maka saat itu juga purnabakti.
Mustar tak sebatas menjelaskan secara teknis terkait aturan baru. Namun lebih dari itu mantan Ketua DPW PPP Sulteng ini sekaligus mengklarifikasi soal pejabat yang harus parkir. Ada beberapa OPD yang dimarger. Dan itu tentu saja berkonsekwensi terhadap pimpinan OPD tersebut.
“Kan tidak mungkin ada dua atau tiga pejabat yang memimpin satu OPD. Kami lebih mengakomodir pejabat yang paling berkesesuaian antara disiplin ilmu dan tupoksinya. Sudah pasti lainnya harus parkir. Dan tak mesti harus kecewa. Sebab masih ada peluang ketika ikut seleksi,” kata Mustar.
Menyangkut lokasi pelantikan nantinya, Mustar tak ingin berspekulasi, apakah di taman makam pahlawan (TMP) atau tempat pembuangan akhir (TPA) sampah. Tapi ada rencana Bupati Banggai Herwin Yatim bahwa para pejabat yang dilantik akan menggunakan baju adat Babasal. “Ini dalam rangka kearifan lokal,” tutupnya. (yan)

About uman