Home » Politik » Kesepakatan Roling Ketua Fraksi PAN/PKB Dibenarkan
Kesepakatan Roling Ketua Fraksi PAN/PKB Dibenarkan
Rinto Alimun

Kesepakatan Roling Ketua Fraksi PAN/PKB Dibenarkan

LUWUK— Surat kesepakatan tentang roling jabatan Ketua Fraksi PAN/PKB pada 2,5 tahun di dewan, ternyata benar adanya. Dalam MoU itu sudah termasuk penggunaan kendaraan dinas bagi ketua fraksi.
“Kesepakatan itu ada,” kata mantan pengurus DPD PAN Kabupaten Banggai, Kamis (15/12) kemarin. Sumber yang meminta tak disebutkan identitasnya ini berujar, kesepakatan itu dilakukan di lobi Hotel Istana tahun 2014 lalu. “PKB diwakili almarhum Sudirman Stene dan PAN diwakili Ibrahim Darise. Bahkan seingat saya, isi kesepakatan itu berapa kali direvisi,” ujar sumber.
Kedua pihak lanjut sumber memegang surat kesepakatan yang ditanda-tangani di atas materai Rp6 ribu. “Masing-masing ketua dan partai menandatanganinya, yakni PAN oleh Oskar Paudi dan Farid Haluti sebagai ketua dan sekretaris serta PKB diteken almarhum Sudirman Stene dan sekretarisnya Abdul Gafar,” ujar sumber. Dan isi dari kesepakatan itu adalah roling jabatan ketua fraksi pasca 2,5 tahun periodeisasi di dewan, beserta peralihan kendaraan dinas.
Masih menurut sumber, meski PAN memiliki tiga kursi yang secara otomatis menjadi fraksi utuh di DPRD Banggai, namun PAN menginginkan PKB bergabung. Target PAN adalah mendorong Oskar menjadi Ketua Komisi 2 DPRD Banggai. Dan planning itu sukses. “Sebenarnya dengan Hanura. Tapi partai itu lebih memilih bersama Demokrat dalam satu fraksi,” tutur dia.
Mantan kader dan pengurus PAN Banggai, Rinto Alimun membenarkan bahwa PAN punya keinginan besar menarik PKB dalam satu fraksi. “Itu memang benar. Karena targetnya adalah jabatan ketua Komisi 2,” ujar Rinto.
Menyangkut roling jabatan ketua fraksi, Rinto tidak banyak memberi argumen. Dia hanya berujar singkat, kalau memang benar ada kesepakatan itu, maka harus direalisasikan. “PAN harus amanah,” ucap politisi yang kini memilih Partai Golkar sebagai kiblat politik barunya. (yan)

About uman