Home » Luwuk Utara-Timur » Cuaca tak Menentu Pengaruhi Musim Tanam
Cuaca tak Menentu Pengaruhi Musim Tanam
Meski sudah memasuki musim tanam tahap kedua, namun sejumlah areal persawahan dibeberapa tempat belum tergarap.

Cuaca tak Menentu Pengaruhi Musim Tanam

LUWUK TIMUR— Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pertanian Kecamatan Luwuk Timur, Ashar Hasanudin mengatakan, pergeseran musim tanam tahap kedua (Oktober-Maret) di wilayah Luwuk Timur dipengaruhi oleh cuaca yang tidak menentu. Dengan demikian, geliat masyarakat untuk mengaktifkan lahan persawahan tidak berlaku serentak.
“Jika ini dipaksakan akan berpengaruh pada pertumbuhan padi yang tidak maksimal. Akibatnya, petani yang rugi,” terangnya, Selasa (13/12). Secara umum tambah Ashar, bulan ini masa tanam masih masuk jalur kuning. Artinya musim tanam masih berlaku hingga Maret mendatang.
Rifani yang juga PPL menambahkan, selain cuaca kurangnnya alat mesin pertanian (alsintan) menjadi penyebab lainnya. “Kadang petani saling menunggu giliran, sehingga memperlambat proses penggarapan sawahnya,” ujarnya.
Tambah Rifani, penyediaan benih padi unggulan juga yang masih kurang. Petani kebanyakan menggunakan benih padi hasil penangkaran sendiri, sehingga sering berpengaruh pada mutu dan kualitas padi.
Sementara Kepala UPT Pertanian Luwuk Timur, Djoni mengatakan, satu hal yang menyebabkan sehingga tidak meratanya musim tanam diwilayah itu, karena pola bertani masyarakat masih menggunakan pola lama.
“Budaya bertani kita yang sulit untuk dibenahi. Sehingga semangat bertani menurun dan hasil juga belum bisa mencapai target,” pungkasnya. (ir)

About uman