Home » Metro Luwuk » Cipayung Plus Kampanyekan Isu Kebangsaan
Cipayung Plus Kampanyekan Isu Kebangsaan
Kelompok Cipayung Plus Kabupaten Banggai mengkampanyekan isu kebangsaan dan kekerasan terhadap perempuan, di Tugu Adipura Luwuk, Selasa malam (13/12).

Cipayung Plus Kampanyekan Isu Kebangsaan

LUWUK-Kelompok Cipayung Plus Kabupaten Banggai yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), mengkampanyekan tentang isu kebangsaan dan kekerasan terhadap perempuan yang terjadi di Indonesia, khususnya di Kabupaten Banggai, Selasa (13/12).
Aksi yang dilasanakan di dua titik, yakni, lampu merah Karaton dan Tugu Adipura Luwuk, disertai dengan pembagian stiker dan setangkai bunga kepada pengendara yang melintasi lokasi aksi solidaritas tersebut.
Ketua GMKI Cabang Luwuk, Yosafat Lakunsing dalam orasi ilmiahnya menyatakan, Negera membutuhkan kesadaran kolektif dari semua elemen, kekayaan atas keberagaman yang dimiliki harus dipertahankan, bahkan ditingkatkan. Pancasila sebagai dasar negara tidak hanya dimuliakan, namun harus diaplikasiakan dalam tindakan.
“Kini semangat pluralisme diperhadapkan dengan munculnya faksi-faksi gerakan,” tuturnya.
Lanjutnya, seharusnya kesamaan atas bangsa yang berdikari, berbudaya, berdemokrasi, dan berkeadilan menjadi acuan lahirnya persatuan. Sehingga mampu mengatasi berbagai bahaya yang dikemas dalam konflik SARA, sektarian, radikalisme, terorisme, yang memanfaatkan potensi kepelbagian yang dimiliki.
Setelah bergantian orasi dari masing-masing perwakilan organisasi kemahasiswaa, aksi itu dilanjutkan dengan pembakaran seribu lilin, sebagai bentuk refleksi terhadap pemboman gereja Oikumene di Samarinda, serta doa bersama kepada masyarakat Aceh yang terkena musibah gempa bumi.(awi)

About uman