Home » Metro Luwuk » Berkat Tangan Manis Bali Mang
Berkat Tangan Manis Bali Mang
Samsulbahri Mang

Berkat Tangan Manis Bali Mang

LUWUK— Pada penghujung tahun 2016, sejumlah cabang olahraga (cabor) aktif dengan momentum kejuaraan, baik yang bersifat lokal maupun open tournament. Geliat agenda para cabor ini tidak lepas dari tangan manis Ketua Umum (Ketum) KONI Kabupaten Banggai, Samsulbahri Mang.
Beberapa bulan lalu, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Banggai menggelar kejuaraan sepak bola U-19. Kegiatan yang dilaksanakan di stadion Kilongan Kecamatan Luwuk Utara itu sukses dengan melahirkan beberapa atlet sepak bola muda.
Sekalipun terbilang dadakan, namun Sirkuit Adipura Luwuk turut memberi andil buat Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Banggai. Betapa tidak, Pengkab yang diketuai Samsulbahri Mang itu sudah menginventarisir beberapa racer muda yang layak untuk dibina.
Kejuaraan bola voli yang diprakarsai Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Banggai, tak hanya sukses penyelenggara, melainkan juga sukses dalam menjaring atlet. Paling tidak dengan hadirnya beberapa pemain Proliga, atlet lokal mampu mentransfer kepiawaian mereka di tengah arena.
Praktis hanya sekitar dua pekan Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Banggai mempersiapkan kejuaraan berlabel lomba lari 5 Kilometer memperebutkan Pinasa Cup. Meski terbilang mepet, namun pengkab yang diketuai Zulkarnain Mang itu mampu menggelar kegiatan secara sukses sekaligus telah membidik beberapa pelari muda yang bakal diorbitkan kedepan. Sementara untuk tiga cabor lainnya, yakni pencak silat, bola basket serta dayung, tak mau ketinggalan. Bulan ini juga akan menggelar kejuaraan lokalan.
“Tidak bisa dipungkiri, geliat kejuaraan cabang olahraga tak lepas dari tangan manis Ketum KONI Banggai Samsulbahri Mang,” kata Kepala Sekretariat KONI Banggai, Sugiarto Djanun yang ditemui, Selasa (13/12).
Konsistensi dalam mendorong program kerja KONI lewat Musorkab beberapa waktu lalu ini menjadi pertanda bahwa Kabupaten Banggai tak ingin terpuruk prestasi olahraga di tingkat regional. Karena pada Porprov tahun 2014 di Kabupaten Poso, Kabupaten Banggai bertengger pada posisi kelima setelah Kota Palu, Poso, Sigi dan Kabupaten Parigi Moutong, dengan mengoleksi 14 emas, 23 perak dan 41 perunggu.
Terlebih lagi untuk anggaran pembinaan cabang olahraga yang didorong KONI Banggai tahun 2017 sebesar Rp3 miliar. “Tentu saja kepedulian Ketum KONI Banggai ini harus direspons para cabor. Bentuk dukungan yang diberikan adalah dengan giat melatih atlet masing-masing demi meraup medali sebanyak-banyaknya pada Porprov 2018 di Kabupaten Parigi Moutong,” kata Sugiarto. (yan)

About uman