Home » Politik » Dijegal jadi Ketua BK, Ato tak Gentar
Dijegal jadi Ketua BK, Ato tak Gentar
Suharto Yinata

Dijegal jadi Ketua BK, Ato tak Gentar

LUWUK— Keinginan Suharto Yinata menjadi Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Banggai pada roling alat kelengkapan dewan (AKD) mendatang, sepertinya tak bisa ditawar-tawar lagi. Itu tergambar lewat penegasannya bahwa sekalipun ada keinginan sebagian aleg menjegalnya, sedikitpun tak menyurutkan niatannya.
Selasa (13/12) kemarin, Sekretaris DPC Partai Hanura Kabupaten Banggai ini mengatakan, dalam perebutan sebuah jabatan, jenggal-menjenggal hal yang lumrah. Begitu pula pada konstalasi roling AKD yang rencananya dilaksanakan Februari 2017 nantinya. “Itu biasa dalam ruang-ruang politik,” ucap Ato sapaan akrab Suharto Yinata.
Merebut Ketua BK sambung Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Banggai ini, sudah menjadi targetnya. Alasan dia, selama beberapa kali pergantian Ketua BK di DPRD Banggai, belum ada yang mampu melaksanakan peran sebagaimana diamanatkan dalam regulasi di dewan. “Saya ingin mengembalikan citra BK yang sesungguhnya. Karena di mata publik BK belum dapat menunjukkan taringnya,” kata Ato. Yang pasti tekan dia, sejauh ini niatannya belum berubah, yakni ingin merebut jabatan Ketua BK. “Saya yakin semua ingin punya jabatan. Tapi sayang dalam menjalankannnya itu yang susah,” sindir aleg dapil I ini.
Sejak Ato mewacanakan untuk masuk dalam bursa calon Ketua BK yang berpersonilkan lima legislator itu, ada beberapa oknum aleg yang merasa khawatir. Pasalnya, ketika Ketua BK benar-benar berada pada genggaman Ato, maka Dia tidak tebang pilih dalam menegakkan kode etik dewan. Alasan inilah sehingga lahir kelompok di dewan untuk menjegal Ato Yinata. (yan)

About uman