Home » Berita Utama » Tutup Jalan Itu Tindak Pidana
Tutup Jalan Itu Tindak Pidana
Kompol Margiyanta

Tutup Jalan Itu Tindak Pidana

LUWUK—Polres Banggai tidak akan menoleransi demonstrasi yang dibarengi aksi penutupan jalan. Polres akan bertindak tegas. Hal ini disampaikan Kabag Ops Kompol Margiyanta, SH, di hadapan sejumlah wartawan Rabu (7/12).
Ia menyatakan, jika sebelumnya Polres Banggai bersikap hati hati terhadap aksi penutupan jalan, itu karena menjaga situasi keamanan menjelang pilkada maupun sesudah pilkada. Namun, saat ini, tidak ada tawar menawar terhadap aksi pemalangan jalan.“Kalau sekarang sanksi pidana,” tegas perwira kelahiran Bantul, Yogyakarta, ini.
Ia menjelaskan, aksi penutupan jalan sangat mengganggu ketertiban umum.
Aksi penutupan jalan di Padungno Senin (5/12), misalnya, Kapolres Banggai AKBP Benni Baehaki Rustandi turun langsung. Ia tidak banyak memberi statetmen. “Pernyataan Pak Kapolres singkat, padat, dan jelas. Anda tidak buka palang jalan, kami tindak dengan pidana,” ungkap Margiyanta.
Ia mengatakan, saat ini, Polres Banggai benar benar melaksanakan pendekatan hukum terhadap aksi penutupan jalan. Bahwa aspirasi masyarakat bisa dilaksanakan, tapi jangan sampai menganggu ketertiban umum.
Kasus lainnya di Kalolos, masalah antara ayah dan anak. Karena kasusnya itu sang ayah didesak agar diproses hukum, tapi sang ayah lari. Lantas terjadi aksi penutupan jalan.“Ini kan lucu, kami tidak mau didikte seperti itu,” tandasnya.
Lainnya adalah isu pembatalan pelantikan Kades Hunduhon, Kecamatan Luwuk Timur. “Silakan sampaikan aspirasi, tapi jangan palang jalan. Kalau tutup jalan kami proses,” tegasnya.
Sebelumnya aksi penutupan jalan di Padungnyo Kecamatan Nambo menyebabkan warga sulit melintas di jalan nasional.“Merugikan sekali, saya harus ke kampus tapi dari jam delapan pagi sampai sudah terdengar azan salat dhuha jalan belum juga dibuka,” ujar salah seorang dosen di salah satu perguruan tinggi di Luwuk, Senin (5/12). Ia pantas geram. Sebab, aksi yang menuntut kehadiran Bupati Banggai itu menyebabkan aktivitasnya terganggu.
Sejak  dilantik 8 Juni lalu, Pemerintah Kabupaten Banggai, memang sudah berusaha keras agar tidak terjadi penutupan jalan. Meskipun demikian, selang enam bulan pemerintahan Win Star tercatat sudah dua kali aksi penutupan jalan di Maahas dan Padungnyo. Aksi penutupan jalan di Padungnyo Kecamatan Nambo membuat pengendara kelimpungan karena berlangsung berjam jam.(ris)

About uman