Home » Politik » Pemda Banggai tak Bisa Intervensi Polisi
Pemda Banggai tak Bisa Intervensi Polisi
Ramlin Hanis

Pemda Banggai tak Bisa Intervensi Polisi

LUWUK— Asisten I Pemda Banggai Ramlin Hanis mengatakan, tidak ada kewenangan Pemda Banggai untuk mengintervensi polisi, terkait penahanan petani desa Bohotokong Kecamatan Bunta.
“Kalau hanya sekedar saran lewat forum ini tentu bisa. Tapi untuk mengintervensi apalagi harus memerintahkan untuk melepaskan itu tidak sesuai aturan,” kata Ramlin saat memberikan pendapat pada rapat lintas komisi di kantor DPRD Banggai, Rabu (7/12).
Meskipun itu ranah perdata serta telah ada putusan Mahkamah Agung (MA), namun lanjut Ramlin ketika sudah masuk areal pidana, harus dihargai kerja-kerja penyidik polisi. “Kita selesaikan dulu kerja-kerja polisi,” ujarnya.
Terkait dengan pencabutan izin hak guna usaha (HGU) sambung Ramlin, pemerintah pada prinsipnya mendorong agar persoalan ini cepat selesai. Dengan demikian masyarakat bisa menikmati haknya. Dengan belum adanya perpanjangan HGU karena belum lengkap persyaratan nilai Ramlin masih ada celah untuk diselesaikan secata musyawarah. “Pemda mendorong untuk dimusyawarakan pada beberapa lokasi HGU termasuk di Bohotokong,” ujarnya.
Perwakilan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sulteng Yusuf Pakidi mengatakan, kehadirannya di Kabupaten Banggai dalam rangka mengumpul data-data dari masyarakat. “Dokumen dari perusahaan sudah kami kantongi,” katanya. Dengan terkumpulnya data dari masyarakat, maka BPN Sulteng akan memadukannya untuk selanjutnya menjadi pertimbangan. Pada kesempatan itu, Kepala BPN Banggai, Hosea Lintin Kabag Hukum Setda Banggai Mujiono dan Kabag Pertanahan M. Arif juga memberi pokok pikirannya. (yan)

About uman