Home » Metro Luwuk » Lapas (Masih) Jadi Sarang Narkoba
Lapas (Masih) Jadi Sarang Narkoba
Dua pengedar berserta barang bukti 21 paket sabu diamankan ke Mapolres Banggai, Sabtu malam (26/11) Lalu.

Lapas (Masih) Jadi Sarang Narkoba

LUWUK-Tersangka pengedar narkoba jenis sabu-sabu, Candra Musa alias Odi (29) mengungkapkan, Ia sering melakukan transaksi sabu-sabu dengan seseorang dari dalam Lapas Kelas IIB Luwuk. Transaksi dilakukan via telepon, kemudian barang diberikan lewat jendela samping pintu masuk penjagaan Lapas.
Kata dia, transaksi dilakukan sejak dua bulan lalu, semenjak dirinya bergabung ke dalam lingkaran bisnis haram itu. “Sudah sekitar 10 kali, saya transaksi lewat jendela. Saya komunikasi dengan seseorang di dalam Lapas, namamya Jul. Tapi saya tidak tahu, Jul itu napi atau apa,” beber Odi saat ditanya Luwuk Post, belum lama ini.
Ia menyatakan, dalam satu paket besar sabu-sabu yang diambil, biasanya dibagi menjadi 10 paket kecil dengan harga Rp300 ribu. Sementara untuk paket besar, harga sekira Rp1,2 juta. “Jadi paket besar itu, hanya untung sekitar Rp200 ribu saja. Keuntungan ini juga dipakai untuk beli sabu, karena saya juga pemakai,” ungkapnya.
Sebelumnya, Candra Musa alias Odi (29) dan Rusli Musa alias Utu (37), ditangkap Satuan Reserse Polres Banggai pada Sabtu pekan kemarin (26/11) sekira pukul 22.15 Wita. Dari tangan kedua tersangka, satuan yang dipimpin Iptu Chandra itu, berhasil mengamankan 21 paket sabu-sabu ukuran kecil.
Dari 21 paket tersebut, 11 paket diperoleh dari Odi, sementara Utu mengantongi 10 paket. Kedua tersangka sudah diamankan di sel tahanan Polres Banggai untuk pengembangan penyidikan.(awi)

About uman