Home » Metro Luwuk » Prapredalian, Edigio Siap Hadapi Sekkab
Prapredalian, Edigio Siap Hadapi Sekkab
AKP Egidio

Prapredalian, Edigio Siap Hadapi Sekkab

LUWUK-Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Banggai, Syahrial Labelo, mengajukan praperadilan di Pengadilan Negeri Luwuk, atas penetapan tersangka dirinya terkait dugaan tindak pidana korupsi pengadaan lahan DVOR/DME (Doppler VOR/ Distance) Bandara Syukuran measuring equipment Aminuddin Amir, Bubung.
Kasat Reskrim Polres Banggai, AKP Edigio F Alfamantar membenarkan upaya hukum yang dilakukan Sekkab Banggai tersebut. Bahkan meski demikian, Ia tidak gentar menghadapi praperadilan itu. “Iya, Sekkab mengajukan praperadilan,” ungkapnya saat dikonfirmasi wartawan koran ini, Rabu (30/11).
Diketahui, perkara ini bermula dari pengadaan lahan untuk pembangunan alat navigasi Bandara Syukuran Aminuddin Amir. Lahan milik Imran Usman, dibeli tim 9 bentukan Pemda Banggai yang diketuai Sekkab Banggai Syahrial Labelo. Dalam negosiasi itu, pemerintah kemudian menetapkan harga beli yang belum disepakati pemilik lahan. Padahal, lahan sudah dikuasai dan bangunan alat navigasi sudah berdiri di atas lahan Imran Usman. Tanpa sepengetahuan Imran, terjadi pertemuan antara tim pengadaan lahan dan Hasanuddin Datu Adam, selaku pihak yang dikuasakan Imran Usman sebagai perwakilan dalam pengurusan administrasi lahan. Pemda kemudian membayarkan Rp973 juta ke Hasanuddin. Dari jumlah itu, Ia kemudian mentransfer ke rekening Imran Usman senilai Rp30 juta. Setelah mengetahui lahannya telah dibayarkan tanpa persetujuannya, Imran Usman mengecek bukti transfer yang kemudian mengembalikan uang yang dikirimkan Hasanuddin. Setelah itu, Ia mengadukan dengan membuat laporan polisi penipuan di Polres Banggai.
Melihat keterangan dan kesaksian dari sejumlah pihak dalam pembebasan lahan serta pembayarannya, penyidik kemudian berkoordinasi dengan Kejaksaan Negeri Banggai, hingga kemudian berkas perkara penipuan beralih ke dugaan tindak pidana korupsi.  Penyidik akhirnya menetapkan dua nama sebagai tersangka, yakni Hasanuddin Datu Adam dan Isnaeni Larekeng yang saat itu menjabat sebagai Kabag Pertanahan Setda Banggai. Dan setelah mengantongi keterangan dari majelis kehormatan notaris, maka Sekkab Banggai Syahrial Labelo ditetapkan sebagai tersangka.(awi)

About uman