Home » Metro Luwuk » Penegakan Hukum Dianggap Tidak Adil
Penegakan Hukum Dianggap Tidak Adil
PC IMM Luwuk berdemo di Mapolres Banggai, Rabu (30/11). Demo tersebut terkait penegakan hukum yang dianggap tidak adil.

Penegakan Hukum Dianggap Tidak Adil

LUWUK-Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Banggai menggelar aksi damai di Mapolres Banggai, Rabu (30/11). Aksi tersebut menuntut aparat penegak hukum, khususnya institusi kepolisian agar menegakan hukum sesuai perundang-undangan yang berlaku.
Ketua PC IMM Luwuk, Adrian Kede menyatakan, Indonesia adalah negara hukum, bukan kekuasaan. Aksi bela Islam merupakan akumulasi kekecewaan rakyat terhadap penegakan hukum di Indonesia. Selain kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta non aktif, Basuki Tjhaja Purnama alias Ahok, masih banyak kasus yang belum tuntas. Semisal kasus BLBI,  Century, reklamasi, korupsi sumber waras dan lainnya.
“Indonesia adalah negara hukum, bukan negara kekuasaan. Olehnya, hukum harus menjadi Panglima. Bukan sebaliknya, tajam ke bawah tumpul ke atas,” tandasnya.
Selain itu kata dia, IMM mengangkat proses hukum yang ditangani di Polres Banggai. Mereka mendesak pihak kepolisian untuk menuntaskan kasus yang hingga saat ini belum selesai, seperti kasus DVOR/DME dan Segmen Bubung-Simpong. Kemudian Polres Banggai harus mengadili dengan tegas, tersangka pelecehan seksual kepada anak di bawah umur.
“Dan menahan pelaku pemerasan (Operasi Tangkap Tangan) yang dilakukan pejabat pemerintah terhadap nelayan di Pagimana,” tegas Adrian.
Amatan Luwuk Post, peserta aksi diterima oleh Kabag Ops Polres Banggai, Kompol Margyanta, di Aula Cakra Manggala Mapolres Banggai. Setelah mendengar penjelasan Kabag Ops, peserta aksi langsung membubarkan diri dengan tertib.(awi)

About uman