Home » Berita Utama » Akhirnya Pemda Tutup TPA Mololuntun
Akhirnya Pemda Tutup TPA Mololuntun
TPA Mololuntun akhirnya ditutup seiring dengan diresmikannya TPA baru di Desa Bunga, Kecamatan Luwuk Utara.

Akhirnya Pemda Tutup TPA Mololuntun

LUWUK—Pemerintah Kabupaten Banggai akhirnya menutup TPA Mololuntun di Desa Buon Mandiri, Kecamatan Luwuk Utara. Sejak kepemimpinan dua bupati sebelumnya, TPA Mololuntun terlalu sering dikeluhkan masyarakat.
Terutama warga dari wilayah Kepala Burung. Sebab, satu satunya akses jalan menuju kota Luwuk harus melewati TPA yang baunya sangat menyengat itu.
Bertahun tahun warga mengeluhkan TPA Mololuntun karena menggunakan sistem open dumping. Dimana sampah sampah dibakar.
Meskipun  baunya sangat menyengat namun pemerintah daerah tak dapat berbuat banyak. Namun, belakangan yakni sejak 11 November lalu, TPA yang sering dikeluhkan warga itu akhirnya ditutup, menyusul peresmian pengoperasian TPA baru di Desa Bunga, Kecamatan Luwuk Utara.
TPA yang juga disiapkan sejak era bupati Banggai, Ma’mun Amir itu relatif lebih ramah lingkungan karena selain dibangun jauh dari pemukiman warga, juga menggunakan sistem sanitary landfill. Kepala Dinas Perumahan Tata Kota dan Tata Ruang Kabupaten Banggai, Arman Muid, membenarkan penutupan TPA Mololuntun.“Sudah ditutup, bahkan lahannya sudah dipagari pemiliknya,” ungkapnya Rabu (30/11). TPA Desa Bunga dibangun dengan areal cukup luas. Lokasi pembuangan sampah dibangun diatas lahan 1 hektar dari total 9 hektar lahan TPA.
Arman optimis dengan pengoperasian TPA Bunga, impian untuk meraih adipura makin mudah direalisasikan. Klaim itu tak berlebihan. Dalam catatan koran ini, TPA Mololuntun menjadi catatan buruk bagi tim penilai adipura karena hanya menggunakan system open dumping.  Sehingga bukan hanya asap yang menganggu pengendara, bau busuk yang menyengat juga menjadi santapan sehari hari warga yang melintas di ruas jalan provinsi itu. (ris)

About uman