Home » Ekonomi » Hari Ini Empat Kabupaten Bahas Maritime Tourisme
Hari Ini Empat Kabupaten Bahas Maritime Tourisme
Wakil Bupati Banggai Mustar Labolo mempromosikan potensi pariwisata di Kabupaten Banggai di hadapan para wartawan se-Sulteng dan Kepala OJK Sulteng Mohamad Syukri A. Yunus saat membuka workshop jurnalis jasa keuangan di Hotel Estrella, Senin (28/11).

Hari Ini Empat Kabupaten Bahas Maritime Tourisme

LUWUK—Wakil Bupati Banggai, Mustar Labolo, terus mengenalkan potensi wisata Kabupaten Banggai kepada dunia luar. Saat memberikan sambutan di hadapan puluhan wartawan dalam Workshop Jurnalis Sulawesi Tengah yang digelar Otoritas Jasa Keuangan di Hotel Estrella, Senin (28/11), Wabup menjelaskan, banyak hal mengenai lokasi lokasi wisata di Kabupaten Banggai maupun daerah daerah tetangga yang layak dikunjungi.
Ia mengatakan, Kabupaten Banggai merupakan daerah yang akan segera diusulkan masuk dalam peta pariwisata Indonesia. Untuk itu, Kementerian BUMN dan PT Pertamina akan berkunjung ke daerah ini untuk melakukan pertemuan dengan empat Bupati. Yakni Bupati Banggai, Bupati Banggai Kepulauan, Bupati Banggai Laut dan Bupati Tojo Una una. Pertemuannya akan dilaksanakan di Bappeda Rabu (30/11), hari ini.
Selain tim khusus dari Kementerian BUMN, pertemuan itu akan dihadiri oleh Direktur Pertamina, Direktur ASDP, Staf Khusus Kementerian Perhubungan. “Pertemuan ini nantinya akan membahas Maritime Tourism, pengembangan wisata bahari. Terkait hal ini kami sudah tiga kali diundang Kementerian BUMN. Ini pertemuan keempat kali untuk mengkoneksikan semua potensi kemaritiman di empat wilayah. Dan secara kebetulan Banggai dan Tojo Una Una sudah masuk peta kunjungan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI,” katanya. Pengembangan sektor pariwisata itu akan dilakukan sejalan dengan pengembangan sektor pertanian, perkebunan, kelautan dan perikanan untuk mewujudkan visi misi Pemerintah Kabupaten Banggai lima tahun ke depan.
Ia mengatakan, pengembangan pariwisata itu mulai disiapkan untuk masa depan daerah ini sepuluh dua puluh tahun kedepan pasca industri migas.
Kepada wartawan Wabup juga menyatakan, komitmen pemerintah untuk terus membenahi kota Luwuk. Dengan tagline Luwuk Kota Berair (Bersih, Aman, Indah dan Ramah).
Ia menjelaskan, BERSIH terkait dengan program Pinasa. AMAN terkait dengan upaya menciptakan kondisi daerah yang aman. Apalagi dengan adanya industry strategis nasional, kata dia, keamanan daerah menjadi hal yang wajib. Ia mengatakan, sebelumnya Kabupaten Banggai dikenal sebagai daerah yang rawan demo yang berakhir dengan aksi bakar bakar ban dan penutupan jalan. Namun, sejak dilantik 8 Juni lalu, Ia dan Bupati Banggai, Herwin Yatim, berupaya keras membangun komunikasi dua arah, sehingga sumbatan dalam komunikasi bisa segera diselesaikan dan tidak menyebabkan gejolak ditingkat masyarakat, yang menganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Masih mengacu pada tagline Luwuk Kota Berair, kata dia, pihaknya juga berupaya terus membenahi kota Luwuk agar menjadi kota yang INDAH. Karena itu, setiap pemukiman masyarakat terus didorong untuk menjaga kebersihan lingkungan.“Saat ini semua lorong pemukiman berupaya dibenahi, dipercantik dengan taman dan bunga, dibikin indah,” katanya. Dan terakhir, kata dia, pemerintah daerah berusaha menjadikan kota Luwuk sebagai kota yang RAMAH, termasuk ramah investasi. “Dengan masyarakat yang ramah, geliat investasi akan meningkat,” tambahnya. (ris)

About uman