Home » Berita Utama » Fraksi NasDem Walk Out
Fraksi NasDem Walk Out
Fraksi Partai NasDem memilih walk out pada rapat paripurna lanjutan pembahasan APBD 2017 di kantor dewan, Selasa (29/11). Ketua DPRD Banggai Samsulbahri Mang saat memimpin rapat yang turut dihadiri TAPD Banggai.

Fraksi NasDem Walk Out

LUWUK—Lanjutan rapat paripurna pembahasan APBD 2017 yang di kantor DPRD Banggai, Selasa (29/11) berlangsung alot. Fraksi Partai NasDem memilih walk out dari ruang rapat. Fraksi NasDem meninggalkan ruangan lantaran pembahasan APBD tidak melalui komisi melainkan langsung dibahas Badan Anggaran (Banggar) dan tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) Banggai.
Protes Fraksi NasDem itu mengemuka setelah Ketua DPRD Banggai Samsulbahri Mang yang memimpin rapat memersilahkan Ketua TAPD Syahrial Labelo memaparkan gambaran postur APBD 2017. Sebelum mikrofon Syahrial on, Wakil Ketua DPRD Banggai, Moh. Rifai Matorang menginterupsi.
Dewan Pembina DPD Partai NasDem Banggai ini menegaskan, sejak pembahasan KUA PPAS telah disepakati bahwa sebelum membahas APBD di Banggar harus melalui komisi. Alasannya, jika mekanisme itu diabaikan, DPRD melanggar konstitusi. “Dalam tata tertib (tatib) pasal 60 jelas disebutkan bahwa harus dibahas dulu per komisi baru naik ke banggar. Minimal satu jam saja pembahasan di komisi,” ujar Rifai.
Namun, Samsulbahri membantah penjelasan mantan Ketua DPD Partai NasDem Banggai itu. Dijelaskan, sejak kemarin dokumen APBD 2017 diterima dari eksekutif, pihaknya telah menginstruksikkan kepada Sekwan agar segera menghubungi semua fraksi, agar dokumen itu dibahas per komisi. Tapi lanjut Ketua DPD Partai Golkar Banggai ini, tidak ada anggota DPRD yang hadir. Lagi pula tambah Bali Mang sapaan Ketua DPRD dua periode ini, targetnya tanggal 30 November APBD harus ditetapkan.
Usai menjelaskan, Bali Mang memberi kesempatan kepada perwakilan komisi untuk berpendapat yang langsung disambar Ketua Komisi 3 Saripudin Tjatjo. “Dokumen memang sudah masuk. Tapi hingga kemarin sore tidak ada teman teman di dewan. Makanya kami minta segera dibahas lewat Banggar,” kata Saripudin Tjatjo.
Sekretaris Komisi 2 Irpadin B. Oneng yang diberi kesempatan bicara, tak banyak berargumen. “Sepakat dibahas di Banggar,” ujarnya.
Demikian halnya dengan Komisi 1 yang juga langsung mengamini untuk tidak dibahas di komisi. “Sekarang tiga komisi sudah sepakat. Terus komisi apa lagi yang akan ditanya,” ujar Bali Mang. Tapi,  Rifai tetap keberatan. “Ini bukan persoalan setuju atau tidak setuju. Tapi bagaimana kita menaati tatib pasal 60. Yang berhak diminta tanggapan bukan komisi tapi fraksi, karena komisi adalah alat kelengkapan dewan,” ujar Rifai.
Bali Mang lantas memotong argumen Rifai. “Begini saja. Yang tidak sepakat ketika pembahasan lewat banggar segera ambil sikap,” kata Bali. Tantangan Bali Mang itupun langsung diladeni Rifai, dengan meninggalkan ruang rapat. Ketua Fraksi Partai NasDem Sientje Najoan pun menyusul angkat kaki bersama personil Fraksi NasDem lainnya serta staf ahli fraksinya dari ruang rapat paripurna. (yan)

About uman