Home » Metro Luwuk » Penyebar Foto Bugil jadi Tersangka
Penyebar Foto Bugil jadi Tersangka
Kapolres Banggai AKBP Benni Baehaki Rustandi, didampingi Kasat Reskrim AKP Edigio F Alfamantar, saat melakukan konfrensi pers terkait kasus pornografi di Mapolres Banggai, Senin (28/11).

Penyebar Foto Bugil jadi Tersangka

LUWUK-Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Banggai menetapkan, Syahrul Djokja alias Syahrul sebagai tersangka dalam kasus tindak pidana pornografi, perbuatan melanggar kesopanan dan pencemaran nama baik, melalui media sosial (medsos) facebook.
Tersangka dijerat dengan pasal 29 jo pasal 4 ayat (1) UU nomor 44 tahun 2008 tentang pornografi, pasal 45 jo pasal 27 ayat 1, ayat 3 UU nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik jo pasal 282 KHUP, pasal 335 KHUP, dan pasal 310 KHUP.
“Dalam pasal tersebut, tersangka terancam maksimal 12 tahun penjara dan denda Rp6 miliar. Sementara untuk berkas perkaranya sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Banggai sejak 23 November 2016 lalu,” kata Kapolres Banggai AKBP Benni Baehaki Rustandi, saat melakukan konfrensi pers, di Mapolres Banggai, Senin (28/11).
Ia mengungkapkan, kasus ini terkuak setelah korban Fatmah Thalib alias Ama, melaporkan kasus tersebut ke Polres Banggai pada 8 September 2016.
Dikatakan, korban tidak terima dengan tindakan tersangka, karena dianggap sudah menyebarkan aibnya ke publik melalui medsos facebook. Bahkan, tersangka mengirim flashdisk berisi rekaman video mesum antara dirinya dengan tersangka kepada suami korban.
“Saat ini, tersangka sudah diamankan di sel tahanan Polres Banggai. Barang bukti elektronik yang disita, yakni, 1 buah flasdisk, 1 buah HP nokia, 1 buah laptop merek Axioo, 1 buah laptop merek Asuz, 2 buah HP Samsung, 1 buah memory card, serta 1 buah sim card Indosat,” tutur Benni.
Sementara itu, Kapolres membeberkan kronologis kejadian kasus yang menimpa pegawai TU Unismuh Lluwuk itu, berdasarkan hasil pemeriksaan. Saat itu,  pada tanggal 31 Agustus 2016, tersangka mengirim pesan singkat kepada suami korban. Dalam pesan tersebut, tersangka ingin membuktikan, bahwa korban pernah berbuat mesum dengannya. Tak hanya itu, untuk lebih meyakinkan suami korban, tersangka kemudian mengirimkan amplop berisi flasdisk pada 6 September 2016. Dalam flasdisk tersebut, berisikan dua rekaman video mesum antara tersangka dan korban, serta beberapa file foto korban yang sedang bugil.
“Sehari kemudian (7 September 2016), tersangka mencetak foto bugil korban, dan menyebarkannya ke publik,” beber mantan Kapolres Tojo Una-una ini.
Merasa tidak puas, tersangka kembali membuat akun facebook. Akun tersebut seolah-olah milik korban. Tersangka langsung menyebarkan foto bugil korban.(awi)

About uman