Home » Politik » Irwanto dan Khel Selamatkan KTNA
Irwanto dan Khel Selamatkan KTNA
Irwanto Kulap dan Michael Tendean komitmen untuk menyelamatkan KTNA Banggai yang sudah lama mati suri. Keduanya berkeinginan menjadi ketua dan sekretaris organisasi yang sebelumnya dinahkodai Sofyan Mang itu.

Irwanto dan Khel Selamatkan KTNA

LUWUK— Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Banggai mati suri. Kevakuman organisasi yang sejak tahun 2015 telah demisioner itu, membuat Irwanto Kulap dan Micheal Tendean berhasrat untuk menyelematkannya. Politisi Lalong serta pengusaha muda itu berkeinginan menahkodai organisasi yang sebelumnya diketuai Sofyan Mang tersebut.
Keseriusan itu dikatakan Irwanto dan Khel kepada wartawan, Jumat (25/11) pekan lalu. “Ya, kami akan berkompetisi pada rembuk KTNA Kabupaten Banggai (pemilihan pengurus) yang dalam waktu dekat ini dilaksanakan,” kata Wanto dan Khel di ruang Fraksi PAN/PKB DPRD Banggai.
Wanto dan Khel berujar, KTNA Banggai perlu diselamatkan. Selain dominan penduduk di daerah ini menggeluti dua berprofesi juga telah ada Perda perlindungan dan petani yang merupakan Perda inisiatif dewan. “Ironis jika sudah ada regulasi, namun tidak kepengurusan KTNA Banggai yang baru,” kata Wanto yang langsung diamini Khel.
Keseriusan keduanya menahkodai organisasi itu juga tercermin dengan telah mewacanakan pengurus bayangan KTNA Banggai selama tiga tahun kedepan. Selain Wanto yang diporsikan sebagai ketua serta Khel sekretaris KTNA Banggai juga komposisi lain telah disiapkan. Untuk jabatan Bendahara bakal melegitimasi Muhtar Dari atau biasa disapa Haji Baba. Pada unsur Wakil Ketua diberikan kepada Herman Tope. Bahkan Ibrahim Darise disiapkan sebagai salah satu unsur Dewan Pertimbangan.
Kapan rembuk KTNA dilaksanakan? Wanto belum memastikan tanggal dan bulannya. Tapi kemungkinan besar setelah pelantikan organisasi perangkat daerah (OPD) dilingkup Pemda Banggai.
Ada alasan sehingga Wanto punya keinginan besar menjadi Ketua KTNA Banggai. Tak hanya dia adalah sosok petani juga memiliki latar belakang pendidikan pertanian. “Itu sangat konek dengan saya. Begitu pula dengan Khel dan lainnya. Mereka berlatar belakang pendidikan pertanian,” tutur politisi Golkar ini.
Ibrahim Darise sepertinya mendukung penuh cita-cita Wanto dan Khel itu. Saran dia, kedepan perlu memajukan perkebunan sawit. Karena pulau Kalimantan dan Sumatera maju karena keberhasilan perkebunan sawitnya. Bahkan referensi lain Ketua DPD PAN Banggai ini, banyaknya tenaga kerja Indonesia menjadi tenaga kerja asing di Malaysia karena perkebunan sawit.
Wanto respons dengan ide brilian Ibrahim Darise itu. “Saya sepakat. Sebab lewat pertanian, nelayan dan perkebunan mampu menunjang kesejahteraan masyarakat. Yang pasti KTNA Banggai kedepan harus lebih maju dibanding sekarang,” kata anggota Bapemperda DPRD Banggai ini. (yan)

About uman