Home » Berita Utama » Pencoblosan Berlangsung Aman
Pencoblosan Berlangsung Aman
Masyarakat Desa Pisou, Kecamatan Pagimana saat melakukan pencoblosan pada pilkades serentak, Senin (14/11). Pelaksanaan pilkades serentak 2016 belum terdengar terjadinya keributan pada 194 desa yang mengikuti pesta demokrasi tersebut.

Pencoblosan Berlangsung Aman

LUWUK – Pencoblosan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak berakhir, Senin (14/11).  Meski sebelumnya dikhawatirkan akan terjadi kericuhan pada 10 desa, tetapi nyatanya hingga berakhirnya perhitungan suara, masih berlangsung aman.
Kepala Bidang Pemerintahan Desa dan Kelurahan BPM-PD Kabupaten Banggai, Andy Nursyamsi, menyatakan, pihaknya belum bisa memastikan apakah seluruh desa di daerah ini telah klir melaksanakan pencoblosan. “Saya lagi cek satu-satu desa ini,” jelas Andi saat dihubungi dari Kecamatana Nuhon sekira pukul 20.48 tadi malam.
Pelaksana tugas (Plt) Camat Bunta, Ismed Wardhana memastikan, wilayah yang dipimpinnya itu, pilkades berlangsung aman dan tertib. “Untuk Kecamatan Bunta aman. Sudah selesai perekapan. Besok (hari ini, Red) penetapan di tingkat desa,” ucap Ismed yang dihubungi pada pukul  20.45 semalam dari Kecamatan Bunta.
Ismed memaparkan, untuk Kecamatan Bunta total daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 5.968, jumlah suara sah 5.035, tidak sah 89, yang hadir pada pencoblosan 5.123, dan yang tidak hadir sebanyak 855 DPT.
Terpisah, Plt Kepala Desa Cendana Pura, Kecamatan Toili, Solikhin, mengatakan, pelaksanaan pilkades berjalan sesuai rencana. Tanpa ada hambatan sedikit pun. Masyarakat juga lebih antusias untuk datang memilih (tidak golput).  “Kita di sini ada dua kandidat, yaitu Ponari dan Kawit (incumbent) tapi semua berjalan dengan tertib,” jelasnya.
Salah seorang Panitia Pilkades Desa Singkoyo, Kecamatan Toili, Laode, mengatakan, untuk pelaksanaan pilkades di desa tersebut berjalan lancar, walaupun ada empat calon kepala desa yang bertarung. “Beginilah suasana pilkades di Desa Singkoyo, aman dan tertib, tidak ada konflik yang timbul,” imbuhnya.
Ditanya mengenai warga Binatani dan Agro yang jaraknya cukup jauh dengan tempat pemungutan suara (TPS), Laode mengatakan, warga di dua dusun itu berbondong-bondong datang memilih. Bahkan mereka sabar menunggu hingga perhitungan suara selesai.
Hal yang sama terlihat dalam pelaksanaan pilkades di wilayah Kecamatan Pagimana. Di sana, ada 24 desa yang ikut dalam  pesta demokrasi itu. Pelaksanaan pemilihan dimulai pukul 08.00 Wita hingga pukul 14.00 Wita, kemudian dilanjutkan pelaksanaan perhitungan suara pada pukul 15.00 Wita. Hingga selesai, tak ada ada keributan.
Camat Pagimana, Syafrudin Hinelo, di sela-sela monitoring pelaksanaan pemilihan di Desa Pisou, menyampaikan di desa-desa yang Ia kunjungi pemilihan berjalan dengan aman dan lancar. Ia berharap hal itu bisa terus bertahan hingga selesai semua tahapan pilkades serentak.
Diketahui untuk wilayah Kecamatan Pagimana terdapat 31 desa yang masing-masing berada di dataran, pegunungan, serta kepulauan. Dari jumlah itu, hanya 24 desa yang melaksanakan pemilihan kepala desa serentak tahun 2016. Desa-desa tersebut antara lain; Desa Toipan, Poh, Tombang, Bungawon,Bondat, Tintingan, Uwedaka, Sepa, Pisou, Sinampangnyo, Hohudongan, Pinapuan, Nain, Asaan, Ampera, Bulu, Tongkonunuk, Jaya Bakti, Lamo, Bajo Poat, Tampe, Sama Jatem, Balaigondi.
Tak berbeda jauh, pelaksanaan pilkades di Kecamatan Masama juga berjalan aman dan tertib. Sejumlah desa yang ikut memeriahkan pesta demokrasi menjalankan pencoblosan tanpa kendala. Namun, dalam perhitungan suara kandidat terpilih mayoritas wajah baru (bukan incumbent).
Demikian pula dengan pelaksanaan pilkades untuk dua desa di Kecamatan Luwuk, Luwuk Utara, Luwuk Selatan dan Luwuk Timur. Masyarakat yang berada di 9 desa se-Kecamatan Luwuk Timur  telah menggunakan hak pilihnya di TPS yang ada di desa masing-masing.
Kapolpos Luwuk Timur, Moh Sabri memastikan, kondisi pilkades serentak berlangsung kondusif hingga pleno penghitungan suara usai dilakukan. Itu setelah pihaknya meninjau di TPS-TPS yang tersebar di wilayah hukum Pospol Luwuk Timur.  “Dari hasil laporan dan pemantauan kami di lapangan, sampai saat ini kami pastikan situasi pasca pilkades  tetap kondusif,” ungkap Moh Sabri kemarin.
Sabri mengatakan, dalam pengamanan pilkades, personil kepolisian yang diterjunkan ke wilayah Kecamatan Luwuk Timur sebanyak 20 orang yang masing-masing desa diberi pengawalan 2 orang polisi. “Semuanya disebar ke 9 desa, untuk menjaga dan memantau jalannya kegiatan pilkades,” terangnya.
Bahkan, kata Sabri, salah satu desa yang sebelumnya dikhawatirkan akan terjadi gangguan Kamtibmas tampak terlihat aman tanpa ada kegiatan lain yang memicu timbulnya keributan.
Senada, Camat Luwuk Timur, Mohamad Kamil Datu Adam mengatakan, sebagai kepala wilayah, tanggung jawab terhadap masyarakat dalam hal keamanan, begitu besar. Sehingga, upaya untuk mendukung sukses pelaksanaan pilkades, pihaknya membangun kerja sama dengan jajaran kepolisian untuk memantau, sekaligus menjaga Kantibmas. Hal itu dilakukan dengan harapan agar selama kegiatan pilkades berlangsung masyarakat yang menggunakan hak pilih, tidak saling sindir, saling celah dan lain-lain yang bisa memicu konflik.
Kepala Sub Bagian Pemerintahan Desa BPMPD Kabupaten Banggai, Yelis membenarkan suasana damai  di Kecamatan Luwuk Timur. Pasalnya, untuk Kecamatan Luwuk Timur, belum ditemukan informasi keributan saat pelaksanaan pilkades berlangsung. Padahal, wilayah ini masuk daerah rawan masalah. “Sampai saat ini kami belum menemukan keributan di sejumlah desa yang melaksanakan pilkades serentak, dan kondisi ini perlu dipertahankan,” ujar Yelis saat melakukan monitoring di TPS di Desa Uwedikan.
Di bagian lain, dilaporkan, ratusan personil pengamanan pilkades serentak, akan ditarik Rabu (16/11). Penarikan ini setelah anggota Polri dan TNI itu, bertugas sejak Senin pekan kemarin (7/11). Puncak pengamanan dilakukan pada Senin (14/11) saat pencoblosan, dan Selasa (15/11) penetepan kepala desa terpilih.
Untuk tahapan pencoblosan, Polres Banggai memastikan berlangsung aman. Namun, personil pengamanan yang tersebar di 194 desa tetap mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. “Pasukan akan ditarik Rabu (besok, Red),” kata Kasubag Humas Polres Banggai AKP Wiratno Apit. (ali/um/anto/ir/awi)

About uman