Home » Berita Utama » Gawat! Narkoba Masuk Desa
Gawat! Narkoba Masuk Desa
Empat pelaku penyalahguna narkoba yang ditangkap Satres Narkoba di lokasi berbeda, Rabu (9/11).

Gawat! Narkoba Masuk Desa

LUWUK-Perburuan terhadap para penyalahguna narkoba terus dilakukan Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Banggai. Parahnya, para pelaku narkoba bukan lagi kebanyakan warga kota, tapi juga warga desa. Rabu (9/11), satuan yang dinahkodai Iptu Chandra itu menangkap empat pelaku penyalahguna narkoba jenis sabu-sabu, di lokasi berbeda. Sekira pukul 11.00 Wita, di penginapan Desa Mansahang, Kecamatan Toili, Satres Narkoba menangkap pelaku Cristin Veronika alias Cristin (30) warga kilometer 1, Kelurahan Bungin, Kecamatan Luwuk,  dan Reza Januari alias Eva (32) warga Gunung Lompobatang Kelurahan Luwuk.
Barang bukti yang diamankan 1 paket sabu, 2 kaca pireks, 2 buah pipet, 1 alat hisap, 5 plastik pembungkus sabu dan 2 korek api gas.
Lalu  sekira pukul 15.00 Wita, di jalan jalur pipa Desa Bone Balantak, Kecamatan Batui Selatan, Satres Narkoba kembali menangkap dua pelaku, yakni, Herman Dawing alias Emang (24) warga Desa Bone Balantak, dan Jumadi Hamatang alias Madi (28) warga Desa Gori-gori, Kecamatan Batui Selatan.
Barang bukti yang diamankan, 2 paket sabu, 1 kaca pireks, 4 buah HP, 1 alat hisap, uang tunai Rp50 ribu, dan 1 buah korek api gas.
Kasubag Humas Polres Banggai, AKP Wiratno Apit, dalam siaran persnya menyatakan, Satres Narkoba tengah gencar-gencarnya meredam peredaran narkoba di Kabupaten Banggai yang marak terjadi belakangan ini.
Dalam sehari, Satres Narkoba Polres Banggai berhasil menangkap empat pelaku di lokasi berbeda. “Keempat pelaku dan barang bukti untuk sementara diamankan di Mapolsek Toili, untuk pengembangan penyelidikan,” tutur Wiratno.
Terpisah, Kasat Narkoba Iptu Chandra membenarkan adanya penangkapan empat pelaku penyalahguna narkoba di Kecamatan Toili dan Batui Selatan. Kata dia, penangkapan ini merupakan hasil pengembangan kasus-kasus narkoba sebelumnya yang ditangani Satres Narkoba.
Meskipun biaya pemberantasan narkoba minim, namun satuan itu memberikan hasil maksimal. “Sedikit anggaran, tapi kami tetap bekerja. Hanya bermodalkan semangat saja. Semua ini agar Kabupaten Banggai bebas dari narkoba,” ujar Chandra.(awi)

About uman