Home » Metro Luwuk » Pemda Bahas Polemik Gereja Bethel
Pemda Bahas Polemik Gereja Bethel
Polemik pembangunan gereja di Kelurahan Bungin Timur dibahas dalam rapat di kantor Kesbangpol Banggai, Sabtu (5/11). Rapat yang dipimpin Bupati Banggai Herwin Yatim itu dihadiri Ketua DPRD Banggai Samsulbahri Mang beserta unsur Forkopimda.

Pemda Bahas Polemik Gereja Bethel

LUWUK– Pemda Banggai tak ingin konflik SARA mengganggu stabilitas keamanan. Makanya pada Sabtu (5/11), polemik pembangunan gereja Bethel di Kelurahan Bungin Timur Kecamatan Luwuk dirampungkan.
Bertempat di ruang rapat kantor Kesbangpol Kabupaten Banggai, Bupati Herwin Yatim, Ketua DPRD Samsulbahri Mang bersama unsur Forkopimda membahas persoalan itu.
Hasilnya? Kepala Kesbangpol Kabupaten Banggai, Alfian Djibran serta Sekretaris Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Banggai Asri Abasa menyatakan pemerintah daerah akan mensosialisasikan masalah itu.
Alfian mengatakan, rapat yang dipimpin Bupati menyepakati pekan ini Camat, pihak kelurahan, Kemenag dan FKUB melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat terkait pembangunan rumah ibadah itu. Pada dasarnya lanjut Alfian, persyaratannya sudah lengkap, termasuk tanda-tangan warga yang tinggal disekitar lokasi pembangunan gereja. Olehnya, pemerintah menghimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi.
Sekretaris FKUB Banggai, Asri Abasa menambahkan, mulai dari persyaratan administrasi, teknis bangunan dan persyaratan khusus sudah terpenuhi. Atas dasar itulah sehingga FKUB mengeluarkan rekomendasi beserta Kemenang. Begitu pula dengan izin mendirikan bangunan (IMB) telah dikeluarkan Bupati. “Intinya semua persyaratan telah terpenuhi,” ujar Asri.
Hanya saja sambung Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag Kabupaten Banggai ini, kelengkapan itu belum tersosialisasikan kepada warga Bungin Timur. Olehnya dalam rapat itu disepakati agar Camat dan Lurah segera mensosialisasikannya pada masyarakat. (yan)

About uman