Home » Berita Utama » KNPI Jangan ‘Diseret’ ke Politik Praktis
KNPI Jangan ‘Diseret’ ke Politik Praktis
Bupati Herwin Yatim, Wakil Bupati Mustar Labolo serta unsur Forkopimda turut menghadiri pelantikan Ketua KNPI Irfan Bungadjim dan anggota lainnya di Desa Kampangar, Kecamatan Balantak Utara, Jumat malam (28/10).

KNPI Jangan ‘Diseret’ ke Politik Praktis

LUWUK – DPD KNPI Kabupaten Banggai harus tetap independen. Hal itu ditegaskan Irfan Bungadjim seusai didapuk sebagai ketua di Desa Kampangar, Kecamatan Balantak Utara, Jumat malam (28/10).
Menurut Irfan, KNPI tidak bisa ‘diseret’ dalam politik praktis kendati para anggotanya berasal dari berbagai latar belakang partai politik. “Meski anggoat KNPI ada yang PAN, ada juga yang Gerindra dan lain-lain,” tegas Irfan.
Lebih lanjut, kata Irfan, KNPI merupakan wadah tempat berhimpun para pemuda di daerah ini. Karena itu, perbedaaan yang justru menjadi pemersatu di organisasi yang sudah banyak mencetak pemimpin. “Itu seusai dengan AD/ART organisasi. Kita mesti independen,” ucapnya.
Hal yang sama ditandaskan Wakil Bupati Mustar Labolo. KNPI, kata dia, tidak bisa terpecah bela karena keterlibatan para kader dalam dunia politik. “KNPI harus bersatu. Tidak bisa dibawa-bawa ke politik,” tegas Wakil Bupati Mustar.
Mustar menyontohkan, jika sang Irfan maju pada pemilihan legislatif 2019, gerbong KNPI tidak bisa diajak masuk untuk memuluskan langkah sang ketua. “Biarkan dia maju. Cukup secara personal,” terang pria yang sudah malang-melintang di organisasi kepemudaan. (ali)

About uman