Home » Berita Utama » Kantor Imigrasi Banggai Sidak WNA
Kantor Imigrasi Banggai Sidak WNA
Sebagai bagian dari gerakan serentak penegakan hukum keimigrasian, Kamis malam (27/10), Kantor Imigrasi Kelas III Kabupaten Banggai melaksanakan sidak ke salah satu hotel di Luwuk, untuk mengecek keberadaan dan kegiatan warga negara asing.

Kantor Imigrasi Banggai Sidak WNA

LUWUK—Tim operasi pengawasan Warga Negara Asing, Kantor Imigrasi Kelas III Kabupaten Banggai, melakukan sidak di salah satu hotel di Kota Luwuk, Kamis malam (27/10). Tim operasi pengawasan WNA dilepas oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Kabupaten Banggai, Bansawan, setelah mengikuti video conference dengan Menteri Hukum dan HAM RI.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Kabupaten Banggai, Bansawan didampingi Kepala Sub Seksi Insarkom dan Wasdakim, Fajar Adiguna, menjelaskan, pengawasan warga negara asing dilakukan sebagai bagian dari gerakan serentak penegakan hukum keimigrasian.  Sidak ke hotel yang menjadi tempat menginap warga negara asing dilakukan untuk mengecek keberadaan dan kegiatan orang asing di Indonesia. “Sidak ini dilaksanakan untuk mengecek paspor warga negara asing, “ ujarnya.
Fajar Adiguna mengatakan, jika orang asing tidak mampu memerlihatkan paspor atau dokumen keimigrasian berupa dokumen perjalanan kepada pejabat imigrasi yang tengah melaksanakan tugas pengawasan, warga negara asing itu terancam kurungan penjara paling lama 3 bulan atau denda 25 juta.“Kalau ditemukan tanpa dokumen dan yang bersangkutan tidak mampu membayar kita deportase,” tuturnya.
Dari sidak di salah satu hotel di Luwuk itu, petugas imigrasi kelas III Kabupaten Banggai menemukan tiga warga negara asing. Salah satu warga negara asing mempunyai izin tinggal terbatas dan bekerja di salah satu perusahaan di Kabupaten Banggai. “Dia pemegang Kitas (Kartu Izin Tinggal Terbatas),” ujarnya.
Sementara dua lainnya berasal dari Prancis dan tengah melaksanakan kunjungan ke Togean Kabupaten Tojo Una-Una. “Keduanya mengantongi visi kunjungan, bisa untuk wisata ataupun perjalanan bisnis,” ujarnya. (ris)

About uman