Home » Berita Utama » Antisipasi Pungli, TNI Dilarang Terima Sedekah
Antisipasi Pungli, TNI Dilarang Terima Sedekah
Pangdam VII/WRB Mayjen TNI Agus Surya Bakti, mengakrabi para siswa, generasi penerus bangsa. Kepada kedua bocah yang menyambutnya dalam kunjungan ke Asrama Kodim 1308/Luwuk Banggai, Selasa (25/10). Pangdam memberi hormat. Kunjungan Mayjen Agus Surya Bakti ke Kabupaten Banggai adalah yang pertama kalinya pasca dilantik setahun lalu.

Antisipasi Pungli, TNI Dilarang Terima Sedekah

LUWUK-Kodam VII Wirabuana membuat gebrakan baru mengantisipasi pugutan liar (pungli). Salah satunya adalah menulis pesan “Dilarang Terima Sedekah” di depan pos penjagaan.
Langkah itu sebagai upaya TNI untuk mendukung program pemerintah memberantas pungli di Indonesia. “TNI harus menjadi garda terdepan dalam pemberantasan pungli. Bahkan saya tulis di pos penjagaan, dilarang terima sedekah,” ungkap Panglima Kodam (Pangdam) VII Wirabuana Mayjen TNI Agus Surya Bakti, Selasa (25/10).
Pangdam menyatakan, pungli adalah salah satu penyakit bangsa yang sangat kronis, dan bisa merusak sistem. Saat ini di tubuh Polri dan kementerian, banyak yang tertangkap karena melakukan Pungli. Untuk meringankan beban rakyat, pembuatan dokumen kependudukan, sertifikat, SIM dan lainnya, tidak dipungut biaya apapun alias gratis. “Kalau ada yang minta uang segera dilaporkan,” tegasnya, Selasa (25/10). Pangdam menambahan, Presiden Joko Widodo sudah membentuk sapu bersih (Saber) Pungli, mulai dari tingkat pusat hingga daerah. “Kalau ada warga yang melapor ke Saber Pungli, maka oknum pelaku pungli langsung dipecat,” tandasnya.(awi)

About uman