Home » Politik » Panitia Musda Golkar Konsisten
Panitia Musda Golkar Konsisten
Saripudin Tjatjo

Panitia Musda Golkar Konsisten

LUWUK– Panitia Musyawarah Daerah (Musda) ke 9 DPD Partai Golkar Kabupaten Banggai konsisten dengan aturan main. Menjadi bakal calon ketua syaratnya minimal selama lima tahun atau satu periode dalam kepengurusan. Ketika ketentuan itu tak bisa dipenuhi, maka konsekwensinya adalah gugur.
Ketua Panitia Musda DPD Golkar Banggai, Sarupudin Tjatjo yang dihubungi Luwuk Post, Minggu (23/10) kemarin mengatakan, berdasarkan juklak serta peraturan organisasi (PO) Partai Golkar, syarat menjadi calon ketua Golkar sudah sangat jelas dan tegas. “Dana saya kira semua partai memberlakukan ketentuan seperti itu,” kata Ketua Harian DPD Partai Golkar yang biasa dipanggil Om Arif ini.
Terkait adanya keinginan Sukrisnanto Setjoadi alias Ko Sin untuk meramaikan bursa calon Ketua DPD Golkar Banggai periode 2016-2021, Arif berujar, silakan mendaftar. Sebab panitia Musda telah membuka pendaftaran.
Arif enggan menjustifikasi lebih awal ketika disodorkan pertanyaan bahwa Ko Sin tidak memenuhi syarat, lantaran tidak pernah menjadi pengurus Golkar minimal satu periode. “Saya tidak bisa mendahului takdir. Apalagi itu adalah tugas dari steering committee (SC),” kata Arif. Yang pasti tekan kader beringin yang sudah tiga periode duduk sebagai aleg di DPRD Banggai ini, SC akan melakukan verifikasi berkas bakal calon dengan mengacu pada ketentuan partai. Dan secara institusi, Golkar Banggai mempercayakan sepenuhnya kepada SC yang diyakini tidak akan melawan rambu-rambu aturan partai.
SC teridiri dari lima personil. Dua adalah pengurus DPD Golkar Banggai, satu perwakilan dari DPD Golkar Sulteng serta dua wakil dari pengurus kecamatan (PK). “Ada lima kompisisi SC. Mereka yang nantinya menyeleksi berkas bakal calon Ketua Golkar Banggai,” kata Arif. (yan)

About uman