Home » Politik » Imran Tepis Dana Pilkades Minus
Imran Tepis Dana Pilkades Minus
Imran Suni

Imran Tepis Dana Pilkades Minus

LUWUK– Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Banggai, Imran Suni menepis informasi bahwa dana pilkades serentak minus Rp3 miliar lebih. “Dana pilkades tidak kurang,” jawab Imran yang ditemui di kantor DPRD Banggai. Statemen Kepala BPKAD Banggai ini sekaligus menjawab informasi yang sebelumnya berkembang di Komisi 1 DPRD Banggai bahwa dana pilkades serentak tidak cukup.
Dijelaskan Imran, awalnya anggaran Pilkades dialokasikan Rp1,5 miliar lebih. Karena jumlah desa yang akan melaksanakan pilkades serentak bertambah, sehingga berpengaruh pada besaran pagunya.
Awalnya hanya Rp1,5 miliar lebih untuk melaksanakan pilkades pada 70-an desa. Karena naik menjadi 199 desa sehingga alokasinya ditambah Rp3,5 miliar lebih, sehingga totalnya Rp 5 miliar 6 juta. “Rp1,5 miliar sudah proses pencairan, mengingat tahapannya sudah jalan,” kata Imran.
Kabid Pemerintahan Desa BPMPD Kabupaten Banggai, Andi Nur Syamsy mengatakan, pihaknya belum dapat mengidentifikasi pelaksanaan pilkades gelombang kedua. “Kalau pilkades gelombang pertama tanggal 14 November. Untuk gelombang selanjutnya kami belum tahu pelaksanaannya,” ujar Andi. Hanya saja mendasari regulasi, pelaksanaan pilkades di daerah dilaksanakan tiga kali dalam kurun waktu enam tahun.
Begitu pula sambung Andi, BPMPD belum dapat mengetahui desa mana saja yang masuk pilkades gelombang kedua. Karena masih akan direkap dulu masa akhir jabatan para kades. “Dari 261 desa di Kabupaten Banggai, untuk gelombang pertama pilkades serentak sebanyak 199 desa. Artinya sudah lebih dari setengah dari kuantitas desa di daerah ini. Bisa saja tahun 2017 atau 2018 pilkades serentak gelombang berikutnya,” kata Andi. (yan)

About uman