Home » Metro Luwuk » Bupati Diminta Evaluasi Pembangunan RTH
Bupati Diminta Evaluasi Pembangunan RTH
Beberapa bagian dalam pembangunan RTH Teluk Lalong dianggap tak layak karena kerap tergenang air saat hujan. Berikut kondisi RTH yang sempat diabadikan Luwuk Post beberapa waktu lalu.

Bupati Diminta Evaluasi Pembangunan RTH

LUWUK – Forum Komunitas Hijau (FKH) minta Pemerintah Daerah (pemda) dan tim pelaksana Program Pengembangan Kota Hijau (P2KH) Kabupaten Banggai. Untuk lebih meningkatkan pengawasan dalam pelaksanaan proyek pembangunan RTH Teluk Lalong. Wujud RTH yang dibangun pada tahap pertama perlu dievaluasi karena kondisinya tidak layak. ”Ada beberapa bagian RTH yg tergenang air jika hujan. Genangan air tersebut berpotensi merusak bangunan RTH dalam jangka panjang. Dan tentunya mengganggu kenyamanan pengunjung RTH,” ungkap Ketua FKH Kabupaten Banggai, Sulfikar Suling kemarin, (12/10).
Tak hanya itu, Sulfikar juga mengatakan fungsi-fungsi RTH seperti fungsi ekologis dan sosial budaya juga tidak berjalan baik maka Pemda dan masyarakat Kabupaten Banggai akan banyak dirugikan kalau proyek RTH Teluk Lalong dikerjakan asal-asalan.
“Walaupun anggaran dan pengerjaannya dilaksanakan oleh instansi pusat bukan berarti pemda lepas tanggung jawab dalam proyek ini. Pemda harus memastikan pelaksanaan dan penanggung jawab proyek benar. Bila perlu melibatkan aparat hukum untuk ikut mengawal proyek ini,” tambahnya.
Menurutnya, anggaran fantastis tentu harus menghasilkan sesuatu yang monumental dan mendatangkan manfaat bagi masyarakat luas dalam jangka panjang. ”Kami juga minta Bupati Herwin Yatim sebagai penanggung jawab tim pelaksana P2KH untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja tim, rencana aksi ke depan maupun hal lainnya yang terkait pelaksanaan P2KH. Termasuk di dalamnya soal FKH sebagai salah satu organ yg dibentuk dalam kerangka pelaksanaan P2KH di Kabupaten Banggai,” harapnya.
FKH perlu dievaluasi dan dibenahi agar bisa menjalankan tugasnya dengan baik sebagaimana telah digariskan dalam SK Bupati. ”Pada dasarnya kami sebagai pengurus FKH siap dievaluasi dan berkoordinasi dengan bupati dan wabup sebagai pimpinan daerah maupun dalam kapasitas mereka sebagai anggota tim pelaksana P2KH di Kabupaten Banggai,” tutupnya. (tr-52)

About uman