Home » Berita Utama » Tahun Depan, Bahasa Saluan Wajib di Sekolah
Tahun Depan, Bahasa Saluan Wajib di Sekolah
Herwin Yatim

Tahun Depan, Bahasa Saluan Wajib di Sekolah

LUWUK—Bupati Banggai, Ir.Herwin Yatim,  menginginkan bahasa Banggai, Balantak dan Saluan tetap dilestarikan. Untuk itu, mulai Januari tahun depan, Bupati Herwin Yatim akan mencanangkan berkomunikasi bahasa daerah di kalangan siswa, sehari dalam seminggu. Hal serupa akan diterapkan untuk bahasa Inggiris.“Mulai januari awal tahun depan akan diprogramkan gerakan sehari berbahasa lokal (saluan, balantak dan banggai) dan sehari berbahasa Inggris. Saya berharap kepala sekolah menyiapkan ini,” tuturnya dalam workshop kepenulisan yang digelar di kantor bupati, belum lama ini.
Akademisi Universitas Muhammadiyah Luwuk, Sutrisno K Djawa, menyambut baik rencana pemerintah Herwin Yatim Mustar Labolo memasukkan bahasa daerah, Saluan, Banggai dan Balantak kedalam mata pelajaran mulok. Ia berharap pemerintah menseriusi rencana tersebut dengan melakukan penelitian dan menkamuskan bahasa Saluan, Banggai dan Balantak. “Sebaiknya pemerintah daerah melakukan penelitian dan membuat kamus bahasa Saluan,” katanya.
Ia menyambut positif rencana pemerintah daerah itu karena menurutnya bahasa Saluan sudah berada di ambang kepunahan. Kata dia, saat ini, bahasa Saluan hanya menjadi bahasa pengantar orang dewasa. “Kalau orang dewasa mungkin masih banyak yang menggunakan bahasa Saluan. Tapi jangan tanya siswa, hampir dapat dipastikan tak ada lagi yang berbicara dan berkomunikasi dengan bahasa Saluan,” tuturnya.
Sementara itu, keseriusan bupati Banggai Ir. Herwin Yatim melestarikan bahasa bahasa lokal termasuk sikapnya mendorong dirampungkannya kamus bahasa Saluan. “Ada yang sudah menyusun (kamus saluan) tapi kekurangan dana, saya (sudah) minta itu diselesaikan,” katanya.(ris)

About uman