Home » Politik » Legislatif Desak Eksekutif
Legislatif Desak Eksekutif
Ibrahim Darise

Legislatif Desak Eksekutif

LUWUK– Wajar saja jika legislatif harus mendesak pihak eksekutif. Betapa tidak, tiga dokumen yakni KUA PPAS, RAPBD tahun anggaran 2017 dan raperda tentang RPJMD belum juga dimasukkan di DPRD Banggai. Keterlambatan itu berdampak pada proses pembahasan yang harus dilakukan secara maraton.
Anggota badan anggaran (Banggar) DPRD Banggai, Ibrahim Darise Senin (10/10) mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu dokumen KUA PPAS untuk APBD Perubahan dari eksekutif. Hal ini kata politisi yang trend dengan sapaan Ibra ini, sangat mendesak, mengingat adanya pergeseran program akibat penundaan dana alokasi umum (DAU) sebesar Rp158 miliar. “Sampai hari ini kami belum dapat info dari sekretariat dewan, kapan KUA PPAS itu dimasukkan eksekutif,” kata Ibra.
Ketua DPD PAN Kabupaten Banggai ini kembali berujar, selain itu legislatif juga menunggu RAPBD tahun anggaran 2017, yang nota bene sudah cukup mendesak untuk dibahas. Termasuk sambung Ibra, Raperda tentang RPJMD. “Tiga dokumen itu mestinya segera dimasukkan eksekutif. Lebih cepat lebih bagus,” kata dia.
Dikhawatirkan Ibra, apabila ketiga dokumen tersebut dimasukkan secara bersamaan, maka tentu saja berkonsekwensi pada pembahasan di dewan yang terburu-buru. Ibra tak sepakat jika kondisi itu bisa berimbas pada hasil tak maksimal, lantaran mepet waktu. Akan tetapi ketika ketiga dokumen itu masuk bersamaan, maka DPRD harus kerja ekstra siang dan malam. “Janganlah sampai seperti itu. Sebaiknya eksekutif segera memasukkan dokumen itu agar secepatnya dibahas di dewan satu persatu,” saran Ibra. (yan)

About uman