Home » Berita Utama » Gara-gara Inul, Anggota Polisi Dianiaya
Gara-gara Inul, Anggota Polisi Dianiaya
AKP Edigio

Gara-gara Inul, Anggota Polisi Dianiaya

LUWUK-Seorang anggota Polsek Toili, Bripka Samsudin K, dianiaya oleh seorang DPO (Daftar Pencarian Orang) kasus pencurian, Muh Yasin alias Sandemo, di Desa Tolisu, Kecamatan Toili, Senin (10/10). Meski sempat melarikan diri, Sandemo berhasil ditangkap dan diamankan ke Mapolres Banggai, Selasa (11/10).
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian bermula ketika, Senin (10/10) sekira pukul 16.00 Wita, Sandemo bersama temannya menggunakan sepeda motor Honda Blade, mendatangi Salon Inul yang terdapat di Desa Tirta Kencana, Kecamatan Toili. Saat itu, Sandemo dalam keadaan mabuk.
Kemudian, Sandemo menanyakan pemilik salon bernama Kusnul alias Inul. Karena tidak berada di salon, seorang karyawan salon, Iwan alias Ica (20) menyatakan tidak berada di salon. Tiba-tiba dengan nada kasar, Sandemo mengatakan “Saya mau bakar ini salon. Saya mau bunuh semua orang yang ada di dalam salon. Saya mau kasih mati ini Inul (pemilik salon_red) kalau saya dapat”. Karena sudah dirasuki minuman keras, Ica langsung dipukul pada bagian wajah, dan membanting HP Ica. “Setelah dipukul, korban langsung melapor ke Mapolsek Toili sekitar jam 5 sore,” kata Kasat Reskrim Polres Banggai AKP Edigio F Alfamantar, Selasa (11/10).
Setelah mendengar laporan Ica, Kapolsek Toili Iptu I Nyoman Dunia memerintahkan personilnya untuk mendatangi TKP dan menangkap Sandemo. Saat anggota polisi tiba di TKP, Sandemo langsung mengendarai sepeda motornya dengan kecepatan tinggi. Sandemo menuju Desa Tolisu, Kecamatan Toili.
“Kapolsek Toili lalu menghubugi Babinkamtibmas Tolisu untuk mengecek pelaku. Saat itu, pelaku sudah diamankan di rumah Babinkamtibmas. Lalu menghubungi Kapolsek, dan pak Kapolsek mengirim 3 anggotanya untuk menjemput pelaku,” bebernya.
Dari ketiga anggota polisi yang diutus, Birpka Samsudin yang terlebih dahulu tiba di rumah Babinkamtibmas Desa Tolisu, Bripka Zakir. Tanpa menunggu anggota lainnya, Bripka Samsudin, Bripka Zakir dan didampingi Kades Tolisu, langsung membawa Sandemo ke Mapolsek Toili. Ketika keluar rumah, Sandemo langsung mengambil sepeda motor seraya mengatakan tunggu sebentar.
Hanya sekira beberapa menit, Sandemo balik dengan membawa sebilah parang, lalu mengarahkannya ke anggota polisi. Merasa tidak aman, dua anggota polisi dan Kades Tolisu berlari menyelamatkan diri. “Bripka Samsudin lari masuk ke dalam rumah. Pelaku mengejar dan menebas Bripka Samsudin. Untung saja hanya kena pintu yang terbuat dari kaca. Akibatnya pecahan kaca mengena mata dan hidung sebelah kiri Birpka Samsudin,” tutur Edigio.
Setelah melukai anggota Polsek Toili Bripka Samsudin, pelaku melarikan diri. Namun Satuan Reserse Kriminal Polres Banggai dan anggota Polsek Toili, kembali berhasil menangkap pelaku, Selasa (11/10) di wilayah Toili. “Kami sudah amankan pelaku di Mapolres Banggai,” ungkap Edigio.(awi/van)

About uman