Home » Ekonomi » 200 Calon Pekerja Antre di PT Rekind
200 Calon Pekerja  Antre di PT Rekind
Mustar Labolo

200 Calon Pekerja Antre di PT Rekind

LUWUK – Ribut-ribut antara perusahaan dan tenaga kerja belum juga usai. Hal itu membuat pemerintah Kabupaten Banggai harus kembali cawe-cawe terkait dengan perekrutan calon pekerja di PT Rekayasa Industri. Kontraktor yang menggarap pabrik pupuk milik PT Panca Amara Utama di Kecamatan Batui.
Wakil Bupati Bangggai Mustar Labolo Senin (10/10), memimpin langsung pertemuan dengan PT Rekayasa Industri, asosiasi pekerja, serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Mustar menyatakan, saat ini perusahaan dikejar waktu karena harus menyelesaikan pekerjaan pada November 2017 mendatang. Namun, hingga saat ini progres pembangunan baru mencapai 90 poin dari 300 poin yang ditargetkan. “Makannya perusahaan meminta kepada pemerintah Kabupaten Banggai untuk menengahi ini,” ucap Mustar saat ditemui seusai pertemuan.
Mustar menyebutkan, perusahaan tetap merekrut 200 pekerja secara bergelombang. Sebab, pekerja yang digunakan dalam pembangunan konstruksi tersebut harus yang mempunyai keahlian. “Ini bukan bikin kerupuk, yang setelah dibiki langsung dijemur,” kelakar politikus Demokrat itu.
Sebelumnya, kepada Luwuk Post, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Banggai, Usmar Mangantjo, mengatakan, memang terdapat pekerjaan di perusahaan-perusahaan migas bumi yang harus diberikan kepada pekerja dari luar daerah. Contohnya, pada pekerjaan pengelasan di PT Rekayasa Industri. Di sana, masih membutuhkan sekira 40 hingga 50 naker. “Ketua asosiasinya katakan sudah terakomodir sehingga harus ambil dari luar, maka mereka datang saya izinkan. Silahkan mau dari Palu, Makassar, dan Jawa,” katanya. (ali)

About uman