Home » Berita Utama » KPU Sulteng Klarifikasi Irman dan Hasrianti
KPU Sulteng Klarifikasi Irman dan Hasrianti
Sahran Raden

KPU Sulteng Klarifikasi Irman dan Hasrianti

LUWUK-KPU Sulteng menyikapi surat Bupati Banggai, Herwin Yatim menarik dua aparatur sipil negara (ASN) yang kini berstatus sebagai komisioner KPU Banggai. Rencananya, Ketua KPU Sulteng Sahran Raden bakal mengundang Irman Budahu dan Hasrianti untuk kepentingan klarifikasi.
Sahran mengaku sudah menerima surat Bupati Banggai. “Suratnya kami sudah terima,” kata Sahran. Sebelum menindak lanjutinya, KPU Sulteng terlebih dahulu melaksanakan pleno. “Langkah awal kita adalah pleno internal,” ujarnya dihubungi via ponsel, Jumat (7/10) kemarin.
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2011 antara lain disebutkan, setiap komisioner tidak sedang menjabat pada jabatan struktural dan fungsional pada jabatan di pemerintahan, BUMD serta BUMN. “Setiap komisioner diikat oleh ketentuan itu,” jelas Sahran.
Meski belum melaksanakan pleno, namun Sahran sudah memberi gambaran sikap yang akan ditempuh KPU Sulteng. “Kami akan mengundang Irman dan Hasrianti, untuk kepentingan klarifikasi,” jelas Sahran. Yang pasti sambung dia, semua terpulang pada pilihan keduanya, apakah tetap menjadi komisioner KPU Banggai atau kembali sebagai ASN. “Pilihan itu ada pada keduanya,” kata Sahran yang mengaku usai pleno KPU Sulteng akan membalas surat Bupati Banggai.
Irman Budahu yang saat ini menjabat sebagai Ketua KPU Banggai mengaku enggan memberi tanggapan atas surat itu. “Itu bukan ranah kami untuk memberi tanggapan. Sebab semua proses mulai dari pengangkatan sampai pada pemberhentian ada pada KPU Sulteng,” kata Irman. Sementara itu Hasrianti yang dihubungi pada nomor 08234243xxxx tidak mengangkat telepon genggamnya.
Sebelumnya, Bupati Banggai Herwin Yatim telah melayangkan surat kepada KPU Sulteng. Isi surat itu adalah menarik dua ASN yang bertugas sebagai komisioner KPU Banggai. Informasi yang diterima Luwuk Post lewat salah seorang staf KPU yang ditemui di Masjid Agung An-Nur usai salat Jumat, Irman rencananya akan diberi porsi jabatan pada pemerintahan. Sedang Hasrianti akan dikembalikan pada jabatan guru agama, mengingat daerah ini termasuk kekurangan tenaga pendidik agama. (yan)

About uman