Home » Berita Utama » Herwin Punya Kans Dilirik Longki
Herwin Punya Kans Dilirik Longki
Herwin Yatim

Herwin Punya Kans Dilirik Longki

LUWUK– Selain Ketua DPW PAN Sulteng, Oskar Paudi, nama lain yang dianggap punya kans dilirik Gubernur Sulteng, Longki Djanggola sebagai calon pengganti almarhum Sudarto adalah Ketua DPC PDIP Banggai yang juga Bupati Banggai, Herwin Yatim.
Mantan Ketua Banteng Muda Indonesia (BMI) Kabupaten Banggai, William Monggesang Selasa (4/10) kemarin berpendapat, semua partai pengusung Longki’S (Longki-Sudarto) pada pilkada Sulteng 2015, memiliki peluang yang sama. Terlebih lagi, pada pencalonan tersebut almarhum Sudarto berasal dari nonpartisan.
Memang kata William, pada pilkada Sulteng, PDIP bukan menjadi partai pengusung, melainkan pendukung. Terlepas adanya regulasi yang mengatur tentang ketentuan tersebut, namun Gubernur Sulteng Longki Djanggola sebagai user punya hak dalam menentukan siapa pendamping pengganti almarhum Sudarto.
Kans Herwin lanjut William cukup besar, mengingat Longki punya kedekatan dengan Bupati Banggai itu. “Pak Longki masih merindukan figur seperti pak Darto. Dan karekter itu ada pada Herwin Yatim,” kata William.
Ketua Fraksi PDIP DPRD Banggai, Suprapto sepertinya merespons wacana itu. Ditemui di kantor dewan dia juga mengakui, Herwin memiliki kemampuan dalam membangun komunikasi dengan siapa saja, mulai dari pejabat di kabupaten, provinsi hingga pusat. “Apalagi komunikasi dengan pak Longki. Semua kalangan tahu, komunikasi keduanya sangat baik,” kata Suprapto.
Menyangkut kompetensi Herwin bagi Suprapto tidak perlu diragukan. Jangankan Wakil Gubernur, menjadi Gubernur pun Herwin mampu. Suprapto mengakui bahwa gaya kepemimpinan Sudarto tidak berbeda dengan ketua partainya itu. Sehingga tidaklah berlebihan jika Herwin punya kans dilirik Longki. “Andaikan itu bukan sebatas wacana, maka kontribusi buat provinsi dan kabupaten Banggai tidaklah kecil,” ucapnya.
Memang kata Suprapto lagi, masih terlalu dini jika wacana ini harus dihembuskan, mengingat daerah ini masih dalam kondisi berduka, dengan wafatnya Sudarto. Akan tetapi sambung Suprapto, ini menjadi bagian dari proses dalam melanjutkan perjuangan Sudarto sebagai orang nomor dua di Sulteng. (yan)

About uman