Home » Politik » Hanura Sulteng Target 125 Ribu KTA
Hanura Sulteng Target 125 Ribu KTA
Ketua DPD Partai Hanura Sulteng, Hardiyanto Rasyid saat memimpin pertemuan dengan DPC dan PAC Hanura se-Kabupaten Banggai, bertempat di kantor DPC Hanura Banggai jalan Gunung Lompobatang Kelurahan Luwuk, Selasa (4/10)

Hanura Sulteng Target 125 Ribu KTA

LUWUK– Dalam menghadapi verifikasi faktual KPU tahun 2017, semua partai politik mulai menyiapkan diri. Tidak terkecuali Partai Hanura. Untuk wilayah Provinsi Sulteng, partai bentukan Wiranto ini menargetkan mengumpulkan sebanyak 125 kartu tanda anggota (KTA) sebagai salah satu persyaratan verifikasi faktual.
Ketua DPD Partai Hanura Sulteng, Hardiyanto Rasyid dihadapan pengurus DPC dan PAC Partai Hanura se-Kabupaten Banggai, Selasa (4/10) kemarin mengatakan, jumlah tersebut memang cukup besar. Tetapi jika dilakukan secara gotong royong, maka pencapaian target tersebut tidak akan berat.
Dia merincikan, setiap anggota DPRD Provinsi, minimal dapat mengumpulkan 3 ribu KTA. “Estimasi kita bisa terkumpul 10 ribu KTA, karena ada empat aleg DPRD Provinsi,” kata Hardiyanto.
Nominalnya beda ketika pembebanan itu diberikan kepada aleg kabupaten/kota. Setiap legislator di daerah ditargetkan 1.000 KTA. Dengan jumlah aleg yang ada, ditaksir aka nada 32 ribu KTA. “Saya salut kepada pak I Wayan Supadiyasa (aleg yang juga Ketua DPC Hanura Banggai). Karena yang bersangkutan sudah melebihi target, yakni 1.600 KTA,” ucap Hardiyanto.
Masih ada lanjut dia, sisa KTA yang harus dikumpulkan lagi, yakni sebanyak 80 ribu KTA. Jumlah itu dibagi kepada 13 kabupaten/kota, dengan asumsi 7 ribu-8 ribu KTA per kabupaten/kota. Kabupaten Banggai yang memiliki 23 PAC, maka setiap PAC hanya mengumpulkan 300 KTA. “Apalagi rantingnya dapat dimaksimalkan, maka setiap ranting hanya 30 KTA, ketika ada 10 ranting,” ujarnya.
Agar pola ringan seperti ini bisa diwujudkan saran Hardiyanto segera rampungkan kepengurusan tingkat bawah. Satu hal yang menjadi pesan dia, dengan pengumpulan KTA seperti ini, maka para aleg dituntut membangun komunikasi dengan konstituennya. “Ini penting untuk kepentingan politik pada 2019 mendatang. Jangan nanti dekat pileg, baru buru-buru mendekati calon pemilih,” kata Ketua DPD Partai Hanura Sulteng ini. (yan)

About uman