Home » Berita Utama » Desember, DAU Tetap Ditransfer
Desember, DAU Tetap Ditransfer
Herwin Yatim

Desember, DAU Tetap Ditransfer

LUWUK–Krisis anggaran yang dialami Kabupaten Banggai, dipastikan bakal sedikit longgar. Pasalnya kementrian keuangan tetap akan menyalurkan Dana Alokasi Umum (DAU) khusus bulan desember sebesar Rp39,5 miliyar.
Sedangkan untuk tiga bulan sebelumnya yakni September,Oktober, November akan disalurkan melalui mekanisme kurang bayar pada tahun 2017 mendatang. Anggota Komisi III DPRD Banggai Djufri R Diko, Rabu (5/10) menjelaskan, berdasarkan konsultasi yang dilakukan DPRD Banggai, disebutkan kementrian tetap akan menyalurkan DAU Kabupaten Banggai untuk selang September-November pada tahun depan.
“Jadi mekanismenya nanti adalah DAU kurang bayar tahun 2016 yang akan disalurkan tahun 2017 khusus September-November, tanpa mengganggu alokasi DAU untuk 2017 nanti. Sedangkan untuk desember, tetap akan disalurkan” kata Jufri menjelaskan.
Menurut Jufri, keluhan kekurangan dana oleh Pemda Banggai selama ini yang disebutkan sebesar Rp20 hingga Rp40 miliar akibat adanya pemotongan DAU, akan bisa terpenuhi dengan adanya penyaluran DAU untuk Desember.
“Kekurangan kita kan sekira Rp20-40 miliar, sedangkan DAU untuk desember sekira Rp39,5 miliyar, itu bolehlah untuk menutupi,” kata Jufri.
Hal senada juga dikemukakan Bupati Banggai Herwin Yatim. Menurut dia, pemerintah pusat menjanjikan untuk mencairkan minimal untuk satu bulan, yang tiga bulan lainnya nanti dicairkan pada tahun anggaran berikutnya.
“Anggaran yang tertunda pencairannya itu belum bisa dikembalikan seluruhnya. Sebab, pemerintah juga masih kekurangan anggaran sekira Rp 2 triliun. Hasil dari tax amnesty belum bisa menutupi fiskal negara,” kata Herwin.
Karena itu, Herwin mendorong agar masyarakat, terutama pelaku usaha besar untuk mengikuti program tax amnesti. Jika tidak, kemudian ditemukan oleh petugas pajak, dendanya mencapai 200 persen.
“Tax amnesti itu kebijakan negara bagi masyarakat menengah ke atas. Karena kita sebagai manusia ada harta yang tidak terdata, silahkan dilapor. Kalau didapat bisa bangkrut karena ada dendanya,” tandasnya.
Sementara itu Wakil Ketua DPRD Banggai, Moh. Riffai Dg. Matorang yang memimpin rombongan tim DPRD ke Kementerian Keuangan RI, juga menyebutkan bahwa alokasi umum (DAU) untuk Desember 2016 tetap dicairkan. Dengan begitu gaji aparatur sipil negara (ASN) dan anggaran pelaksanaan pilkades serentak dipastikan aman.
“Ada sinyal DAU kita untuk Desember sebesar Rp 39 miliar segera dicairkan,” ucap Riffai kepada Luwuk Post, Rabu (5/10).
Dikatakan  dalam berkonsultasi pada Kementrian Keuangan, pihaknya menitikberatkan pada gaji ASN dan anggaran pilkades serentak tanggal 14 November 2016. “Dan alhamdulillah pemerintah pusat memberi lampu hijau,” kata Riffai.
Untuk DAU yang sebelumnya tertunda, pemerintah pusat juga memberi garansi yakni akan dikembalikan pada penetapan APBD tahun anggaran 2017. “Ada jaminan DAU kita dikembalikan. Dan realisasinya pada tahun anggaran 2017,” ujar Riffai.
Pada kesempatan itu, Dewan Pembina DPD Partai NasDem Banggai ini sekaligus mengklarifikasi terkait tudingan keberangkatan 10 aleg di Jakarta hanya ‘pasiar’ alias jalan-jalan dengan menghabiskan biaya perjalanan dinas. “Itu tidak benar. Kami ke Jakarta ada agenda penting. Dan saya yang memimpin konsultasi pada Kementrian Keuangan RI,” jelas Riffai. (far/ali/yan)

About uman