Home » Kampus » Hari Pangan Sedunia, FMPP Konsolidasi Aksi
Hari Pangan Sedunia, FMPP Konsolidasi Aksi
Fron Mahasiswa Peduli Tani (FMPT) melakukan aksi konsolidasi dengan cara long march. Aksi konsolidasi ini mengajak mahasiswa dan masyarakat untuk ikut serta dalam aksi peringatan Hari Pangan Dunia yang akan dilakukan hari ini, Selasa (27/9).

Hari Pangan Sedunia, FMPP Konsolidasi Aksi

LUWUK-Memperingati Hari Pangan Dunia, yang akan dilakukan pada 28 September nanti, puluhan mahasiswa Kabupaten Banggai yang tergabung dalam Fron Mahasiswa Pemerhati Petani (FMPP) melakukan konsolidasi dengan cara long march. Aksi konsolidasi FMPP itu dimulai dari Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Luwuk, Akademi Keperawatan (Akper) Luwuk, Akademi Manajemen Informatika dan Komputer (Amik) Nurmal Luwuk, dan berakhir di Universitas Tompotika (Untika) Luwuk.
Aksi konsolidasi FMPP itu bertujuan untuk mengajak mahasiswa dan masyarakat Kabupaten Banggai untuk ikut serta dalam aksi yang akan dilakukan hari ini, Selasa (27/9). Menurut Koordinator Aksi, Muh. Rifai, aksi tersebut akan dipusatkan di Tugu Adipura hingga sore hari.
“Iya, aksi kami nanti adalah untuk memperingati Hari Pangan Dunia. Nah, sama seperti konsolidasi ini, aksi inti besok (hari ini,red) juga akan dilakukan dengan cara long march, dimulai dari Unismuh Luwuk, menuju Tugu Adipura, dan akan dilanjutkan ke Gedung Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kabupaten Banggai. Setelah itu, masa aksi akan kembali ke Tugu Adipura dan kemungkinan sampai sore hari,” ungkapnya, Senin (26/9).
Aksi FMPP di Hari Pangan Dunia itu adalah bentuk keprihatinan mereka kepada kaum petani. Menurut mereka, kaum tani adalah bagian penting dari perjalanan Bangsa dan Negara Indonesia, terutama dalam memenuhi kebutuhan pangan. Sehingga, sudah menjadi keharusan bagi para petani untuk mendapatkan perhatian yang lebih dari Pemerintah Daerah, serta memperoleh kesejahteraan dalam hidupnya.
“Kondisi para petani saat ini berada pada titik terendah, atau jauh dari kata sejahtera. Ini dikarenakan perlindungan hak-hak petani tidak dirasakan langsung oleh mereka. Selain itu, sistem ekonomi kita yang lebih condong pada ekonomi pasar sangat jelas tidak berpihak pada para petani,” ungkap salah seorang mahasiswa, saat melakukan aksi long march. (and)

About uman