Home » Berita Utama » Kapolda Minta Pelabuhan dan Bandara Diwaspadai
Kapolda Minta Pelabuhan dan Bandara Diwaspadai
Rudy Sufahriadi

Kapolda Minta Pelabuhan dan Bandara Diwaspadai

LUWUK-Kapolda Sulteng, Brigjen Pol Rudy Sufahriadi, meminta Satuan Narkoba Polres Banggai mewaspadai jalur distribusi narkoba. Untuk kota Luwuk, pintu masuk yang harus diwaspadai adalah pelabuhan dan bandara. “Kita harus waspadai itu secara bersama. Jangan sampai Luwuk sebagai pintu masuk peredaran narkoba,”  katanya saat kunjungan kerjanya di Polres Banggai, Selasa (20/9).
Penyidik Satuan Narkoba melalui Kasubag Humas Polres Banggai, AKP Wiratno Apit mengungkapkan, sejauh ini distribusi peredaran narkoba melalui jalur darat. Seperti beberapa agen bus yang ada di Kota Luwuk, bahkan distirubusi menggunakan mobil rental. “Dari beberapa penangkapan, ada yang dikirim melalui bus dan rental. Seperti oknum ASN di agen Honda Jaya dan sopir rental,” ungkapnya, Rabu (21/9).
Namun kata dia, tidak menutup kemungkinan, distribusi dilakukan melalui pelabuhan dan bandara. Sebab, pelaku pengedar barang haram tersebut sudah was-was mengirim barang via mobil karena sering ditangkap. “Jadi bisa saja lewat laut dan udara. Semua itu bisa saja terjadi,” tutur Wiratno.
Meski demikian, pihaknya akan tetap mewaspadai jalur distribusi, entah itu dari darat, laut maupun udara. “Kami akan terus berupaya memberantas narkoba di daerah ini,” tegasnya.
Sebelumnya, Kapolres Banggai AKBP Jamaludin Farti mengapresiasi kinerja Kasat Narkoba Iptu Chandra, karena dianggap mampu menekan peredaran narkoba di Kabupaten Banggai. “Saya apresiasi dengan kinerja Kasat Narkoba,” katanya.
Sementara itu, sesuai data yang dihimpun koran ini, sejak Januari hingga September 2016, Polres Banggai berhasil mengamankan 80 tersangka dari 80 penangkapan. Tiga diantaranya adalah narapidana kasus narkoba, sementara 4 orang ditangkap di dalam Lapas Kelas IIB Luwuk saat memanfaatkan jam besuk.(awi)

About uman